LPEU MUI Fokus Kembangkan Green Company untuk Perkuat Ekonomi Umat
Tim langit 7
Selasa, 23 Desember 2025 - 10:45 WIB
LPEU MUI Fokus Kembangkan Green Company untuk Perkuat Ekonomi Umat
LANGIT7.ID–Jakarta; Penguatan konsep green company menjadi salah satu fokus strategis utama Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam masa khidmat lima tahun ke depan. Arah tersebut ditegaskan seiring rampungnya rapat kerja perdana LPEU MUI yang membahas program-program prioritas yang siap dijalankan secara operasional.
Ketua LPEU MUI Dr Mukhaer Pakana menegaskan bahwa seluruh rancangan kerja lembaga tidak disusun sebagai wacana normatif, melainkan difokuskan pada langkah konkret yang dapat langsung digerakkan. Salah satu prioritas yang disiapkan adalah pengembangan usaha berbasis energi dan sumber daya mineral, energi terbarukan, serta penguatan ekosistem green company yang dikelola oleh divisi khusus.
“Alhamdulillah, Lembaga Penggerak Ekonomi Umat MUI telah melaksanakan rapat kerja pertama dan berhasil menyusun program-program yang bisa kita gerakkan dan operasionalkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/12/2025).
Menurut Mukhaer, pendekatan green company menjadi penting agar penguatan ekonomi umat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Oleh karena itu, setiap divisi dibatasi hanya mengusulkan dua hingga tiga program agar implementasinya terukur dan tidak berhenti di tataran konsep.
“Program-program ini tidak bersifat retoris atau sekadar wacana. Setiap divisi kami batasi maksimal dua hingga tiga program agar benar-benar bisa dilaksanakan,” tegasnya.
Rancangan program dari delapan divisi LPEU MUI telah dibahas secara intensif dan mendapatkan masukan dari peserta rapat kerja. Seluruh masukan tersebut digunakan untuk memfinalisasi draf sebelum disampaikan kepada pimpinan MUI dan dibawa ke forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI pada Januari 2026.
Mukhaer menambahkan, pelaksanaan program, termasuk agenda green company, akan dievaluasi secara berkala melalui sidang tahunan mulai 2026. Selain itu, LPEU MUI juga merencanakan penyelenggaraan Kongres Ekonomi Umat dalam kurun empat tahun mendatang untuk merumuskan kebijakan strategis jangka panjang.
Ketua LPEU MUI Dr Mukhaer Pakana menegaskan bahwa seluruh rancangan kerja lembaga tidak disusun sebagai wacana normatif, melainkan difokuskan pada langkah konkret yang dapat langsung digerakkan. Salah satu prioritas yang disiapkan adalah pengembangan usaha berbasis energi dan sumber daya mineral, energi terbarukan, serta penguatan ekosistem green company yang dikelola oleh divisi khusus.
“Alhamdulillah, Lembaga Penggerak Ekonomi Umat MUI telah melaksanakan rapat kerja pertama dan berhasil menyusun program-program yang bisa kita gerakkan dan operasionalkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/12/2025).
Menurut Mukhaer, pendekatan green company menjadi penting agar penguatan ekonomi umat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Oleh karena itu, setiap divisi dibatasi hanya mengusulkan dua hingga tiga program agar implementasinya terukur dan tidak berhenti di tataran konsep.
“Program-program ini tidak bersifat retoris atau sekadar wacana. Setiap divisi kami batasi maksimal dua hingga tiga program agar benar-benar bisa dilaksanakan,” tegasnya.
Rancangan program dari delapan divisi LPEU MUI telah dibahas secara intensif dan mendapatkan masukan dari peserta rapat kerja. Seluruh masukan tersebut digunakan untuk memfinalisasi draf sebelum disampaikan kepada pimpinan MUI dan dibawa ke forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI pada Januari 2026.
Mukhaer menambahkan, pelaksanaan program, termasuk agenda green company, akan dievaluasi secara berkala melalui sidang tahunan mulai 2026. Selain itu, LPEU MUI juga merencanakan penyelenggaraan Kongres Ekonomi Umat dalam kurun empat tahun mendatang untuk merumuskan kebijakan strategis jangka panjang.