Jakarta Siaga Banjir! Ratusan Warga Mengungsi Akibat Hujan Deras, Cek Titik Genangan Terbaru di Sini
LANGIT7.ID-Jakarta; Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 13 Januari 2026, telah memicu genangan air di sejumlah titik hingga menyebabkan ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah. Berdasarkan laporan terbaru BPBD DKI Jakarta hingga pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 3 Rukun Tetangga (RT) masih terendam banjir dengan ketinggian rata-rata mencapai 30 sentimeter.
Genangan air terpantau terkonsentrasi di dua wilayah administrasi utama. Di Jakarta Barat, sebanyak 2 RT di Kelurahan Tegal Alur masih terendam, sementara di Jakarta Utara, 1 RT di Kelurahan Kalibaru juga melaporkan kondisi serupa. Curah hujan dengan intensitas tinggi dituding menjadi penyebab utama meluapnya air yang menghambat aktivitas warga di kedua kawasan tersebut.
Kondisi ini memaksa ratusan jiwa untuk mencari perlindungan di posko pengungsian yang tersebar di belasan lokasi. Di wilayah Jakarta Barat, Kelurahan Tegal Alur menjadi titik pengungsian terbesar dengan total 149 KK atau 516 jiwa yang mengungsi. Mereka kini bertahan di beberapa lokasi seperti RPTRA Alur Anggrek yang menampung 200 jiwa, Musholah Al Mukhlisin, Rusun Lokbin, Musholah At-Taubah RW 13, hingga Majelis Dorotul Abidin di RT 09/02.
Tak hanya Tegal Alur, warga Kelurahan Rawa Buaya juga ikut terdampak dengan 26 jiwa yang mengungsi di Kantor Sekretariat RW 01 dan Balai Warga RW 02. Sementara di Kelurahan Cengkareng Barat, sebanyak 34 jiwa dari 9 KK harus mengungsi di Musholah Al Hidayah RT 007/10 untuk menghindari air yang masuk ke pemukiman.
Situasi di Jakarta Utara tak kalah mengkhawatirkan dengan sebaran pengungsi yang meluas di lima kelurahan. Di Kelurahan Kalibaru, sebanyak 68 jiwa menempati Gedung Pelayanan Masyarakat RW 13. Kelurahan Sukapura juga melaporkan 49 jiwa mengungsi di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari. Kawasan Warakas mencatat 175 jiwa yang mengungsi di tiga tempat ibadah, yakni Mushola Baiturrahim, Masjid Miftahulsalam, dan Mushola Al Wasilatul Iman.
Lonjakan pengungsi juga terjadi di Kelurahan Semper Timur yang menampung 123 KK atau total 330 jiwa. Para penyintas tersebar mulai dari Masjid Al Hidayah, Kantor Kelurahan Semper Timur, Masjid Al Labini, Masjid Nurul Mukmim, Gedung Tirta Kemala Sari, hingga Klinik Pertama. Sementara itu, warga Kelurahan Papanggo juga mulai menempati Masjid Nurul Jamal, Kolong Tol RW 08, dan Masjid Baba Alun dengan total pengungsi mencapai 67 jiwa.
Menanggapi situasi darurat ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor seluruh wilayah terdampak. Langkah percepatan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air secara masif. Petugas juga memastikan seluruh tali-tali air berfungsi optimal guna mempercepat aliran air ke saluran utama.