Kisah Inspiratif David Steward: Orang Kulit Hitam Terkaya di Amerika, Ternyata Belajar Dari Kisah Nabi Nuh
Tim langit 7
Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:14 WIB
Kisah Inspiratif David Steward: Orang Kulit Hitam Terkaya di Amerika, Ternyata Belajar Dari Kisah Nabi Nuh
LANGIT7.ID-Sebuah perjalanan hidup yang sangat inspiratif telah dialami seorang pengusaha sukses dari Amerika. Adalah David Steward, yang berkulit hitam mencapai tingkat kesuksesan yang besar karena belajar dari kisah Nabi Nuh.
Setelah membaca dan mempelajari kisah Nabi Nuh, hidup David berubah drastis.
Dia banyak mempelajari perihal pemikiran pantang menyerah dari Nabi Nuh. Alhasil ini membawanya pada kesuksesan hingga memiliki harta 184,6 triliun.
David mengakui nilai-nilai hidup yang dianut Nabi Nuh yang menjadi inspirasi untuk memegang prinsip hidup pantang menyerah.
Kisah paling terkenal dari Nabi Nuh ialah tragedi banjir besar. Ribuan tahun silam, Nabi Nuh saat itu mendapat perintah dari Tuhan untuk membuat bahtera karena bakal ada banjir besar yang menghancurkan bumi.
Nabi Nuh lantas membuat bahtera super besar yang bisa menampung manusia, hewan, dan tumbuhan. Selama proses pembuatan, Nabi Nuh mendapat ujaran kebencian dari masyarakat.
Nuh dianggap aneh karena membuat perahu besar di saat kondisi tak ada bencana. Meski dapat cemooh, Nabi Nuh tetap bekerja. Saat perahu itu selesai, banjir besar pun datang. Bahtera tersebut menyelamatkan Nabi Nuh, keluarga, umat, hewan, dan tumbuhan.
Setelah membaca dan mempelajari kisah Nabi Nuh, hidup David berubah drastis.
Dia banyak mempelajari perihal pemikiran pantang menyerah dari Nabi Nuh. Alhasil ini membawanya pada kesuksesan hingga memiliki harta 184,6 triliun.
David mengakui nilai-nilai hidup yang dianut Nabi Nuh yang menjadi inspirasi untuk memegang prinsip hidup pantang menyerah.
Kisah paling terkenal dari Nabi Nuh ialah tragedi banjir besar. Ribuan tahun silam, Nabi Nuh saat itu mendapat perintah dari Tuhan untuk membuat bahtera karena bakal ada banjir besar yang menghancurkan bumi.
Nabi Nuh lantas membuat bahtera super besar yang bisa menampung manusia, hewan, dan tumbuhan. Selama proses pembuatan, Nabi Nuh mendapat ujaran kebencian dari masyarakat.
Nuh dianggap aneh karena membuat perahu besar di saat kondisi tak ada bencana. Meski dapat cemooh, Nabi Nuh tetap bekerja. Saat perahu itu selesai, banjir besar pun datang. Bahtera tersebut menyelamatkan Nabi Nuh, keluarga, umat, hewan, dan tumbuhan.