home global news

Kabar Gembira, Kementerian Kebudayaan Siapkan Dana Indonesiana 2026 untuk Sineas dan Pegiat Batik

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:49 WIB
Kabar Gembira, Kementerian Kebudayaan Siapkan Dana Indonesiana 2026 untuk Sineas dan Pegiat Batik
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta. Salah satu agenda pembahasan yakni Dana Indonesiana. Kementerian Kebudayaan RI bersama Komisi X berupaya mendorong agar realisasi Dana Abadi Kebudayaan melalui Dana Indonesiana pada Tahun Anggaran 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi anggaran maupun jangkauan sasaran penerima manfaat, melalui penguatan sosialisasi serta pendampingan kepada komunitas, lembaga, dan pelaku budaya di seluruh Indonesia.



Dana Indonesiana merupakan program pendanaan pemerintah yang bersumber dari Dana Abadi Kebudayaan yang dikelola oleh Kementerian Kebudayaan RI melalui LPDP sebagai instrumen strategis untuk mendukung pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan nasional. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem kebudayaan melalui dukungan terhadap komunitas, lembaga, serta pelaku budaya agar kebudayaan Indonesia tetap lestari, berkembang, dan berdaya saing.



Sepanjang Tahun 2025, Dana Indonesiana telah menjangkau 433 kelompok atau komunitas budaya, 248 lembaga kebudayaan, serta 2.163 penerima perseorangan melalui enam program utama, yaitu Dokumentasi Karya Pengetahuan Maestro, Dukungan Interaksi Budaya, Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya, Penciptaan Karya Kreatif Inovatif, Pendayagunaan Ruang Publik, serta Sustainable Cultural Heritage.



Pada periode yang sama, Dana Indonesiana menerima 6.431 proposal dari 36 provinsi, meningkat sebesar 200,53% dibandingkan tahun 2024, dengan total nilai pendanaan mencapai Rp383,68 miliar bagi 2.843 penerima manfaat. Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Dana Indonesiana sebagai instrumen pendanaan kebudayaan nasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya