Prabowo dan Perang Melawan Korupsi: Mengapa Rakyat Tak Boleh Sekadar Menjadi Penonton?
Tim langit 7
Senin, 09 Februari 2026 - 18:29 WIB
Prabowo dan Perang Melawan Korupsi: Mengapa Rakyat Tak Boleh Sekadar Menjadi Penonton?
Oleh: Anwar Abbas
LANGIT7.ID-Dari berbagai podium pidato, Presiden Prabowo Subianto telah berkali-kali menegaskan tekadnya: korupsi harus diberantas. Sinyal ini begitu kuat, menyiratkan bahwa komitmen kepala negara tidak perlu diragukan lagi. Ini adalah angin segar yang patut didukung dan diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa.
Namun, di balik optimisme tersebut, muncul satu pertanyaan krusial yang mengganggu benak kita: mampukah Prabowo merealisasikannya?
Pertanyaan ini bukan wujud pesimisme, melainkan realisme. Korupsi di negeri ini bukan lagi sekadar kejahatan kerah putih, melainkan telah bermetamorfosis menjadi "budaya". Memberantasnya ibarat mengurai benang kusut di dalam lumpur. Apalagi, jika melihat fakta bahwa para penegak hukum—sebagai ujung tombak—kerap kali justru tidak tegak lurus dengan misi mulia tersebut. Akibatnya, isu korupsi menjadi masalah abadi yang tak pernah tuntas diselesaikan.
Akar Masalah: Mengapa Hukum Kita Tumpul?
Kegagalan demi kegagalan dalam pemberantasan korupsi bukanlah kebetulan. Ada sengkarut masalah sistemik yang melatarbelakanginya. Setidaknya, ada delapan "penyakit" kronis yang membuat hukum kita lumpuh di hadapan koruptor.
LANGIT7.ID-Dari berbagai podium pidato, Presiden Prabowo Subianto telah berkali-kali menegaskan tekadnya: korupsi harus diberantas. Sinyal ini begitu kuat, menyiratkan bahwa komitmen kepala negara tidak perlu diragukan lagi. Ini adalah angin segar yang patut didukung dan diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa.
Namun, di balik optimisme tersebut, muncul satu pertanyaan krusial yang mengganggu benak kita: mampukah Prabowo merealisasikannya?
Pertanyaan ini bukan wujud pesimisme, melainkan realisme. Korupsi di negeri ini bukan lagi sekadar kejahatan kerah putih, melainkan telah bermetamorfosis menjadi "budaya". Memberantasnya ibarat mengurai benang kusut di dalam lumpur. Apalagi, jika melihat fakta bahwa para penegak hukum—sebagai ujung tombak—kerap kali justru tidak tegak lurus dengan misi mulia tersebut. Akibatnya, isu korupsi menjadi masalah abadi yang tak pernah tuntas diselesaikan.
Akar Masalah: Mengapa Hukum Kita Tumpul?
Kegagalan demi kegagalan dalam pemberantasan korupsi bukanlah kebetulan. Ada sengkarut masalah sistemik yang melatarbelakanginya. Setidaknya, ada delapan "penyakit" kronis yang membuat hukum kita lumpuh di hadapan koruptor.