home global news

Kementerian Kebudayaan Tegaskan Komitmen Good Governance dalam Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan BPK RI

Jum'at, 13 Februari 2026 - 21:47 WIB
Kementerian Kebudayaan Tegaskan Komitmen Good Governance dalam Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan BPK RI
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan RI menyelenggarakan “Entry Meeting Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Kementerian Kebudayaan Tahun 2025” bersama Badan Pemeriksa Keuangan RI di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah awal pemeriksaan guna memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara, sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan terhadap tata kelola keuangan yang tertib, efektif, dan sesuai peraturan perundang-undangan.



Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memandang pemeriksaan ini sebagai bagian yang tak terpisahkan dari upaya mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Menurutnya, akuntabilitas keuangan memiliki makna strategis, “Setiap rupiah anggaran negara yang dikelola harus memberikan manfaat dan dampak nyata bagi perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pemajuan kebudayaan nasional,” jelas Menbud Fadli Zon dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).



Menbud Fadli menambahkan bahwa Entry Meeting ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi antara Kementerian Kebudayaan dan BPK RI terkait tujuan, ruang lingkup, serta mekanisme pemeriksaan. Melalui komunikasi yang terbuka dan profesional, diharapkan proses pemeriksaan dapat berjalan lancar serta memberikan masukan konstruktif bagi perbaikan dan penguatan tata kelola keuangan di lingkungan Kementerian Kebudayaan. Lebih lanjut, Menbud Fadli Zon juga menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang akuntabel merupakan fondasi penting bagi keberhasilan program pemajuan kebudayaan.



Senada dengan Menbud Fadli Zon, Sekretaris Jenderal, Bambang Wibawarta, dalam laporannya menekankan bahwa Entry Meeting ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel dan transparan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya