Lia Afif Hadirkan Koleksi Mewah dari Batik Tanahan, Spesial untuk Hari Raya
Lusi mahgriefie
Senin, 23 Februari 2026 - 11:02 WIB
Lia Afif hadirkan koleksi hari raya bertajuk Reimpire Empire. Foto: dok.IFA
Jika umumnya koleksi Hari Raya Idul Fitri semarak dengan busana gamis, layering dan brukat, tidak dengan Lia Afif yang konsisten dengan wastra. Kali ini Batik Tanahan menjadi material utama di koleksi terbaru Lia Afif bertajuk "Reimpire Empire".
Reimpire Empire berarti Keagungan Penuh. Reimpire sendiri diambil dari Bahasa Itali yang berarti "isi" melambangkan kekayaan batin, teknik pembuatan kain batik yang rumit dan filosofi doa dalam setiap motif batik yang digunakan.
Sementara empire, berasal dari Bahasa Inggris yang berarti "kerajaan atau kekaisaran", yang melambangkan struktur, siluet yang berwibawa, ketegasan garis, dan kemewahan absolut.
"Reimpire Empire adalah bagaimana sebuah keagungan harus diisi dengan substansi budaya dengan utuh," kata desainer Lia Afif.
Rancangan ini menggunakan Batik Tanahan yang memiliki motif isian yang sangat detail, melambangkan ketelitian untuk memenuhi kekosongan, yang berarti tak ada celah dalam keagungan pengabdian setiap manusia.
Imajinasi mewah yang dituangkan melalui desain, terciptalah 15 looks yang terdiri dari 2 untuk pria dan 13 wanita. Koleksi ini mejadi manifestasi visual dari perpaduan Barat dan Timur yang ditampilkan dalam setiap siluet busana, dan padanan Batik Tanahan yang megah dan istimewa.
Cutting yang tegas dengan detail motif kerah, detail payet, dan padu padan warna yang beragam dengan tone warna mengair menjadi paduan sempurna kain Nusantara.
Reimpire Empire berarti Keagungan Penuh. Reimpire sendiri diambil dari Bahasa Itali yang berarti "isi" melambangkan kekayaan batin, teknik pembuatan kain batik yang rumit dan filosofi doa dalam setiap motif batik yang digunakan.
Sementara empire, berasal dari Bahasa Inggris yang berarti "kerajaan atau kekaisaran", yang melambangkan struktur, siluet yang berwibawa, ketegasan garis, dan kemewahan absolut.
"Reimpire Empire adalah bagaimana sebuah keagungan harus diisi dengan substansi budaya dengan utuh," kata desainer Lia Afif.
Rancangan ini menggunakan Batik Tanahan yang memiliki motif isian yang sangat detail, melambangkan ketelitian untuk memenuhi kekosongan, yang berarti tak ada celah dalam keagungan pengabdian setiap manusia.
Imajinasi mewah yang dituangkan melalui desain, terciptalah 15 looks yang terdiri dari 2 untuk pria dan 13 wanita. Koleksi ini mejadi manifestasi visual dari perpaduan Barat dan Timur yang ditampilkan dalam setiap siluet busana, dan padanan Batik Tanahan yang megah dan istimewa.
Cutting yang tegas dengan detail motif kerah, detail payet, dan padu padan warna yang beragam dengan tone warna mengair menjadi paduan sempurna kain Nusantara.