Pioner Nusantara Tingkatkan Mutu Guru SD di Pedalaman Aceh
Fajar adhitya
Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:40 WIB
Pioner nusantara tingkatkan mutu guru SD. (Foto: Istimewa).
Pioner Nusantara turut meningkatkan mutu guru SD di pedalaman aceh. Mereka juga menyiapkan modul pembelajaran di era pandemi Covid-19 sekarang ini.
"Sasaran kita daerah terbelakang dari pendidikan karena memang program pemerintah membantu guru di daerah tertinggal atau pedalaman," kata Ketua Pembina Yayasan Pionir Nusantara Dr Anas M Adam, di Banda Aceh, Selasa (12/10/2021).
Anas mengatakan, program tersebut dilaksanakan di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar dan Aceh Barat. Nantinya, para guru pedalaman akan mendapatkan pelatihan dari para guru penggerak.
Karena itu, kata Anas, dalam rangka pelaksanaan program tersebut telah digelar workshop pertemuan koordinasi dan sinkronisasi tim program organisasi penggerak dengan Ditjen Kemdikbud Ristek RI.
Selain itu, kata Anas, dalam program ini nantinya juga bakal melahirkan sebuah modul untuk pelatihan terhadap guru di pedalaman, baik itu secara daring maupun tatap muka.
"Hari ini kita melahirkan modul yang akan diterapkan untuk pelatihan terhadap guru-guru khususnya di pedalaman Aceh, model pembelajaran di era pandemi," ujarnya.
Anas menegaskan bahwa tersebut penting diberikan mengingat masih kurangnya pemahaman para guru di pedalaman teknologi dalam melakukan sekolah daring, apalagi dengan sinyal yang hampir tidak ada.
"Sasaran kita daerah terbelakang dari pendidikan karena memang program pemerintah membantu guru di daerah tertinggal atau pedalaman," kata Ketua Pembina Yayasan Pionir Nusantara Dr Anas M Adam, di Banda Aceh, Selasa (12/10/2021).
Anas mengatakan, program tersebut dilaksanakan di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar dan Aceh Barat. Nantinya, para guru pedalaman akan mendapatkan pelatihan dari para guru penggerak.
Karena itu, kata Anas, dalam rangka pelaksanaan program tersebut telah digelar workshop pertemuan koordinasi dan sinkronisasi tim program organisasi penggerak dengan Ditjen Kemdikbud Ristek RI.
Selain itu, kata Anas, dalam program ini nantinya juga bakal melahirkan sebuah modul untuk pelatihan terhadap guru di pedalaman, baik itu secara daring maupun tatap muka.
"Hari ini kita melahirkan modul yang akan diterapkan untuk pelatihan terhadap guru-guru khususnya di pedalaman Aceh, model pembelajaran di era pandemi," ujarnya.
Anas menegaskan bahwa tersebut penting diberikan mengingat masih kurangnya pemahaman para guru di pedalaman teknologi dalam melakukan sekolah daring, apalagi dengan sinyal yang hampir tidak ada.