home global news

Kapal Drone Kamikaze Iran Berhasil Melakukan Serangan Pertama dalam Perang

Kamis, 05 Maret 2026 - 05:36 WIB
Kapal Drone Kamikaze Iran Berhasil Melakukan Serangan Pertama dalam Perang
LANGIT7.ID-Iran; Sebuah kapal tanker minyak berbendera Kepulauan Marshall menjadi kapal pertama yang berhasil dihantam oleh kendaraan permukaan tak berawak (USV) Iran selama konflik ini, demikian disampaikan firma keamanan maritim Ambrey kepada kami. Seperti yang sering kami laporkan, USV telah banyak digunakan oleh Ukraina melawan Rusia dan, di Timur Tengah, oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran melawan kapal-kapal dagang.

Kapal tersebut, MKD VYOM, awalnya diduga terkena proyektil pada 1 Maret, dalam serangan mematikan sekitar 50 mil laut di utara Muskat, Oman. Namun, organisasi United Kingdom Marine Trade Operations (UKMTO), yang dikelola oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris, memberikan penilaian terbaru atas insiden tersebut pada Senin pagi.

"UKMTO telah menerima konfirmasi bahwa kapal tersebut diserang oleh Kendaraan Permukaan Tak Berawak (USV), dan para kru telah dievakuasi ke darat," demikian pernyataan organisasi tersebut. "Otoritas setempat sedang melakukan penyelidikan. Kapal-kapal diimbau untuk transit dengan hati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun kepada UKMTO."

"Kapal mengalami ledakan dan kebakaran setelah dihantam oleh dugaan proyektil saat berada di lepas pantai Muskat, Oman pada 1 Maret," kata pemilik MKD VYOM, V.Ships Asia, dalam sebuah pernyataan. "Dengan sangat sedih kami mengonfirmasi bahwa satu orang kru, yang berada di ruang mesin pada saat kejadian, telah meninggal dunia."

Meskipun ini adalah pertama kalinya Iran menggunakan USV untuk menyerang kapal di kawasan itu, tak mengherankan jika mereka menggunakan senjata-senjata ini. Iran terus mengembangkan USV dan kendaraan bawah laut yang mampu melancarkan serangan kamikaze dan menambahkannya ke dalam gudang senjata mereka. Iran, bersama sekutu Houthi-nya di Yaman, telah lama menjadi pelopor di bidang ini. Seperti yang kami laporkan sebelumnya, Houthi sering menggunakan USV dalam kampanye mereka melawan pengiriman barang di Laut Merah.

Perang yang sedang berlangsung di Ukraina kini telah sepenuhnya menunjukkan ancaman nyata yang ditimbulkan oleh kemampuan ini terhadap kapal dan target-target pesisir — bahkan pesawat terbang.

MKD VYOM adalah salah satu dari setidaknya empat kapal yang dihantam Iran sejak Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan akan menutup Selat Hormuz, sekitar 150 mil laut di barat laut lokasi kejadian. Peringatan itu muncul setelah AS dan Israel mulai membombardir target-target Iran pada 28 Februari. Kami sebelumnya telah mengkaji secara mendetail apa yang bisa dilakukan Iran untuk menutup Selat tersebut, sebuah titik tersumbat utama yang dilalui sekitar 20% minyak mentah dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya