Servis Keras Antarkan Sabalenka Tumbangkan Osaka, Lolos ke Perempat Final Indian Wells
Sururi al faruq
Rabu, 11 Maret 2026 - 07:45 WIB
Servis Keras Antarkan Sabalenka Tumbangkan Osaka, Lolos ke Perempat Final Indian Wells
LANGIT7.ID-California; Pertarungan ini semula dijajaki sebagai duel sengit antar sesama juara Grand Slam empat kali. Namun, melihat jalannya pertandingan, mungkin tidak mengherankan jika petenis peringkat satu dunia saat ini mampu mengatasi mantan petenis nomor satu tersebut.
Bermain dengan servis presisi dan bertenaga pada Selasa (12/3) waktu setempat, Aryna Sabalenka berhasil mengalahkan Naomi Osaka dengan skor 6-2, 6-4 di ajang BNP Paribas Open. Kemenangan ini mengantarkannya ke babak perempat final yang diprediksi akan berlangsung sengit pada Kamis nanti, di mana ia akan berhadapan dengan pemenang laga antara unggulan keenam Amanda Anisimova dan unggulan kesepuluh Victoria Mboko.
Hasil ini sekaligus menjadi pembalasan Sabalenka atas kekalahan dari Osaka di pertemuan terakhir mereka di turnamen WTA yang digelar saat AS Terbuka 2018.
"Saya sangat senang dengan performa saya hari ini, cara saya memvariasikan permainan di lapangan, dan berhasil membuatnya terbanyak menerka-nerka arah bola," ujar Sabalenka kepada wartawan usai pertandingan. "Saya mencoba mengubah ritme dan memastikan bola kembali ke sisi lapangannya dengan kecepatan dan ketinggian yang berbeda. Saya pikir itulah kunci pertandingan ini."
Pertandingan yang digelar pukul 11.00 waktu setempat ini menyajikan statistik menarik. Sabalenka dan Osaka sama-sama telah memenangkan empat dari delapan gelar Australia Terbuka dan AS Terbuka dalam delapan edisi terakhir. Meski terpaut usia hanya tujuh bulan (Osaka lebih tua), masa kejayaan mereka di turnamen Grand Slam cukup berbeda. Osaka mendominasi dengan meraih gelar Grand Slam empat tahun beruntun sejak 2018 hingga 2021, sementara Sabalenka mengoleksi trofi Grand Slamnya dalam kurun tiga tahun terakhir, dari 2023 hingga 2025.
Gelar terakhir Osaka—terlepas dari kemenangannya di turnamen WTA 125 L'Open 35 de Saint Malo—adalah Australia Terbuka 2021. Setelah kembali berkompetisi pasca melahirkan pada tahun 2024, ia berhasil mencapai final di Auckland dan Montreal, serta semifinal di AS Terbuka.
Dalam konferensi pers usai laga, Sabalenka ditanya apakah ia merasakan intensitas ekstra saat menghadapi Osaka.
Bermain dengan servis presisi dan bertenaga pada Selasa (12/3) waktu setempat, Aryna Sabalenka berhasil mengalahkan Naomi Osaka dengan skor 6-2, 6-4 di ajang BNP Paribas Open. Kemenangan ini mengantarkannya ke babak perempat final yang diprediksi akan berlangsung sengit pada Kamis nanti, di mana ia akan berhadapan dengan pemenang laga antara unggulan keenam Amanda Anisimova dan unggulan kesepuluh Victoria Mboko.
Hasil ini sekaligus menjadi pembalasan Sabalenka atas kekalahan dari Osaka di pertemuan terakhir mereka di turnamen WTA yang digelar saat AS Terbuka 2018.
"Saya sangat senang dengan performa saya hari ini, cara saya memvariasikan permainan di lapangan, dan berhasil membuatnya terbanyak menerka-nerka arah bola," ujar Sabalenka kepada wartawan usai pertandingan. "Saya mencoba mengubah ritme dan memastikan bola kembali ke sisi lapangannya dengan kecepatan dan ketinggian yang berbeda. Saya pikir itulah kunci pertandingan ini."
Pertandingan yang digelar pukul 11.00 waktu setempat ini menyajikan statistik menarik. Sabalenka dan Osaka sama-sama telah memenangkan empat dari delapan gelar Australia Terbuka dan AS Terbuka dalam delapan edisi terakhir. Meski terpaut usia hanya tujuh bulan (Osaka lebih tua), masa kejayaan mereka di turnamen Grand Slam cukup berbeda. Osaka mendominasi dengan meraih gelar Grand Slam empat tahun beruntun sejak 2018 hingga 2021, sementara Sabalenka mengoleksi trofi Grand Slamnya dalam kurun tiga tahun terakhir, dari 2023 hingga 2025.
Gelar terakhir Osaka—terlepas dari kemenangannya di turnamen WTA 125 L'Open 35 de Saint Malo—adalah Australia Terbuka 2021. Setelah kembali berkompetisi pasca melahirkan pada tahun 2024, ia berhasil mencapai final di Auckland dan Montreal, serta semifinal di AS Terbuka.
Dalam konferensi pers usai laga, Sabalenka ditanya apakah ia merasakan intensitas ekstra saat menghadapi Osaka.