home global news

Pemerintah Siapkan Skenario Pembatalan Keberangkatan Haji 2026 Jika Keamanan Terancam

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:05 WIB
Pemerintah Siapkan Skenario Pembatalan Keberangkatan Haji 2026 Jika Keamanan Terancam
LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah membuka opsi pembatalan atau penundaan keberangkatan jemaah haji Indonesia untuk musim haji 2026. Langkah dramatis ini disiapkan sebagai bentuk antisipasi jika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah benar-benar memburuk dan membahayakan keselamatan jemaah.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah menyusun sejumlah skenario mitigasi untuk menghadapi potensi krisis kawasan yang dapat mengganggu penyelenggaraan ibadah haji.

"Keselamatan jemaah adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Setiap keputusan yang nantinya diambil akan berdasarkan data intelijen keamanan yang valid serta koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait," tegas Irfan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Skenario Keberangkatan dan Skema Pengalihan Biaya

Menurut penjelasan Irfan, salah satu skenario yang tengah dikaji adalah situasi di mana Pemerintah Arab Saudi tetap memberlakukan penyelenggaraan haji, namun Indonesia memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaahnya atas dasar pertimbangan keamanan nasional.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah akan segera melakukan diplomasi tingkat tinggi dengan otoritas Arab Saudi. Tujuannya adalah memastikan biaya layanan yang telah dibayarkan oleh jemaah Indonesia tidak hangas atau menjadi sia-sia.

"Kami akan mengupayakan agar dana yang sudah disetorkan untuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan berbagai layanan lainnya dapat dialihkan untuk penyelenggaraan haji tahun berikutnya, yaitu 2027, tanpa dikenakan denda atau penalti," ujar Irfan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya