home sports

Si Cantik Rybakina Laga Ulang Final Indian Wells Kontra Sabalenka

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:25 WIB
Si Cantik Rybakina Laga Ulang Final Indian Wells Kontra Sabalenka
LANGIT7.ID-California; Hanya ada sedikit kata yang tersisa untuk menggambarkan performa petenis cantik Elena Rybakina sejak tur Asia musim gugur lalu. Sejak Oktober, ia telah mengoleksi gelar juara di WTA Finals dan Australia Terbuka, dan pada Jumat malam menambahkan pencapaian lain dengan melaju ke final Indian Wells keduanya setelah mengalahkan petenis peringkat 9 dunia, Elina Svitolina, 7-5, 6-4 dalam waktu 1 jam 46 menit.

Kemenangan ini menandai kemenangan ke-12 beruntunnya atas lawan-lawan yang masuk peringkat 10 besar dunia, sebuah rentetan yang dimulai pada Oktober lalu di Ningbo – di mana ia juga menjadi juara. Ia kini berpeluang menambah catatan itu menjadi 13 kemenangan saat berhadapan dengan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka, di partai puncak, Minggu (16/3) WIB. Sabalenka sebelumnya mengalahkan Noskova di semifinal. Rencana pertemuan dengan Sabalenka, Rybakina tertinggal 7-8 dalam rekor pertemuan di turnamen level WTA, namun berhasil memenangi dua pertemuan terakhir – keduanya di partai final – di Riyadh dan Melbourne.

"Kami sangat memahami permainan satu sama lain," ujar si cantik Rybakina dalam konferensi pers usai pertandingan. "Ini pasti akan menjadi pertandingan yang sulit, di mana kami berdua pasti akan mencoba untuk melakukan servis dengan baik, memberi tekanan, dan... kita akan lihat nanti apa yang akan terjadi."

Jika performanya saat melawan Svitolina, dan sepanjang pekan ini, menjadi indikasi, juara BNP Paribas Open 2023 itu memiliki peluang besar untuk merebut gelar keduanya di gurun California akhir pekan nanti.

Ketenangan dan Variasi Forehand Kunci Kemenangan si cantik Rybakina

Si cantik Rybakina tidak memulai pertandingan dengan cepat. Ia melihat Svitolina mempertahankan servisnya dengan sebuah as dan kemudian memecah servisnya untuk unggul 2-0 lewat pukulan forehand terarah ke sudut lapangan. Namun, dalam situasi yang dengan cepat menjadi pola pertandingan, petenis yang akan segera menempati peringkat 2 dunia baru ini tidak membiarkan kesulitan berkepanjangan.

Ia merespons dengan pukulan backhand winner di net, diikuti dengan forehand winner – salah satu dari sekian banyak malam itu – untuk menciptakan dua peluang break. Ia hanya butuh satu kesempatan untuk mengembalikan keadaan menjadi 2-1. Keduanya kemudian saling mempertahankan servis hingga kedudukan 5-5, ditutup dengan game servis si cantik Rybakina yang diwarnai kehebatannya dalam pukulan menyilang dan sebuah as penutup. Lalu tibalah game marathon yang menentukan jalannya sisa pertandingan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya