Strategi Shariah First Perkokoh Pembiayaan SME Maybank Indonesia Tahun 2026
Tim langit 7
Kamis, 19 Maret 2026 - 06:45 WIB
Strategi Shariah First Perkokoh Pembiayaan SME Maybank Indonesia Tahun 2026
LANGIT7.ID-Jakarta; Strategi Shariah First menjadi tumpuan utama PT Bank Maybank Indonesia Tbk dalam memacu pertumbuhan pembiayaan segmen Small and Medium Enterprise (SME) pada tahun 2026. Langkah ini mempertegas komitmen perseroan yang telah mengimplementasikan kebijakan tersebut sejak 2014 guna menggarap potensi besar industri keuangan syariah di tanah air.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, memberikan penjelasan mengenai optimalisasi layanan tersebut. “Dengan dukungan jaringan regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic, kami optimistis dapat menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah SME,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/3/2026).
Peningkatan kontribusi unit syariah dalam bisnis SME Maybank Indonesia terlihat dari capaian data per Desember 2025. Dari total outstanding pembiayaan SME sebesar Rp22,32 triliun, porsi berbasis syariah melonjak menjadi 32 persen, padahal pada 2020 kontribusinya baru menyentuh angka 14 persen. Pertumbuhan tahunan pembiayaan SME syariah juga tercatat positif di level 11,76 persen.
Dalam operasionalnya, bank menawarkan solusi terintegrasi melalui konsep One Maybank yang memungkinkan nasabah SME mengakses berbagai produk mulai dari pembiayaan aset hingga layanan personal seperti KPR dan kartu kredit. Skema Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) menjadi salah satu produk leasing syariah unggulan untuk mendukung kebutuhan modal kerja para pelaku usaha.
Sisi pendanaan juga menunjukkan performa kuat di mana dana murah (CASA) segmen SME tumbuh 23,5 persen secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun pada akhir 2025. Dana ini diproyeksikan menjadi modal kuat untuk ekspansi kredit di masa depan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas portofolio aset.
Selain penguatan finansial, Maybank Indonesia menjalankan inisiatif keberlanjutan melalui program HERPower untuk pemberdayaan perempuan pengusaha di ASEAN. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang ROAR30 yang bertujuan memposisikan bank sebagai mitra keuangan utama melalui layanan yang relevan bagi seluruh lapisan pelaku usaha kecil dan menengah.
Bianto Surodjo menekankan pentingnya peran kantor cabang dalam strategi ini. “Bank juga akan mengoptimalkan jaringan kantor cabang sebagai kanal utama pengembangan bisnis, dengan fokus pada peningkatan layanan bagi nasabah eksisting,” tambahnya. Dengan sinergi grup dan fokus pada segmen syariah, bank menargetkan pertumbuhan bisnis SME yang berkelanjutan.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, memberikan penjelasan mengenai optimalisasi layanan tersebut. “Dengan dukungan jaringan regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic, kami optimistis dapat menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah SME,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/3/2026).
Peningkatan kontribusi unit syariah dalam bisnis SME Maybank Indonesia terlihat dari capaian data per Desember 2025. Dari total outstanding pembiayaan SME sebesar Rp22,32 triliun, porsi berbasis syariah melonjak menjadi 32 persen, padahal pada 2020 kontribusinya baru menyentuh angka 14 persen. Pertumbuhan tahunan pembiayaan SME syariah juga tercatat positif di level 11,76 persen.
Dalam operasionalnya, bank menawarkan solusi terintegrasi melalui konsep One Maybank yang memungkinkan nasabah SME mengakses berbagai produk mulai dari pembiayaan aset hingga layanan personal seperti KPR dan kartu kredit. Skema Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) menjadi salah satu produk leasing syariah unggulan untuk mendukung kebutuhan modal kerja para pelaku usaha.
Sisi pendanaan juga menunjukkan performa kuat di mana dana murah (CASA) segmen SME tumbuh 23,5 persen secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun pada akhir 2025. Dana ini diproyeksikan menjadi modal kuat untuk ekspansi kredit di masa depan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas portofolio aset.
Selain penguatan finansial, Maybank Indonesia menjalankan inisiatif keberlanjutan melalui program HERPower untuk pemberdayaan perempuan pengusaha di ASEAN. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang ROAR30 yang bertujuan memposisikan bank sebagai mitra keuangan utama melalui layanan yang relevan bagi seluruh lapisan pelaku usaha kecil dan menengah.
Bianto Surodjo menekankan pentingnya peran kantor cabang dalam strategi ini. “Bank juga akan mengoptimalkan jaringan kantor cabang sebagai kanal utama pengembangan bisnis, dengan fokus pada peningkatan layanan bagi nasabah eksisting,” tambahnya. Dengan sinergi grup dan fokus pada segmen syariah, bank menargetkan pertumbuhan bisnis SME yang berkelanjutan.
(lam)