Arus Balik Meningkat, Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Capai 101,2 Persen dari Kapasitas Lebaran
Dwi sasongko
Rabu, 25 Maret 2026 - 18:12 WIB
Arus Balik Meningkat, Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Capai 101,2 Persen dari Kapasitas Lebaran
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif seiring memasuki periode arus balik. Tingginya mobilitas masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan perjalanan untuk kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.195.627 tiket atau 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan penjualan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap layanan kereta api.
“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujar Anne dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (25/3/2026).
Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.616.273 tiket atau 101,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Sementara itu, penjualan tiket KA Lokal tercatat 579.354 tiket atau 62,5 persen dari total 926.936 tempat duduk. Ketersediaan tempat duduk masih terbuka, terutama karena pola perjalanan pelanggan yang tidak selalu menempuh relasi penuh dari stasiun awal hingga akhir.
Selama periode Angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra. Capaian ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari hari ke hari.
Peningkatan tersebut tercermin pada volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh yang terus bergerak naik. Pada 22 Maret tercatat 242.773 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen, kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi mencapai 154,1 persen.
Hingga 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.195.627 tiket atau 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan penjualan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap layanan kereta api.
“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujar Anne dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (25/3/2026).
Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.616.273 tiket atau 101,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Sementara itu, penjualan tiket KA Lokal tercatat 579.354 tiket atau 62,5 persen dari total 926.936 tempat duduk. Ketersediaan tempat duduk masih terbuka, terutama karena pola perjalanan pelanggan yang tidak selalu menempuh relasi penuh dari stasiun awal hingga akhir.
Selama periode Angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra. Capaian ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari hari ke hari.
Peningkatan tersebut tercermin pada volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh yang terus bergerak naik. Pada 22 Maret tercatat 242.773 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen, kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi mencapai 154,1 persen.