Rekor Empat Hari Berturut-turut, Okupansi KA Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran
Dwi sasongko
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:52 WIB
Rekor Empat Hari Berturut-turut, Okupansi KA Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai puncaknya dengan lonjakan volume pelanggan yang signifikan. Kereta api semakin menjadi pilihan perjalanan karena memberikan kepastian waktu tempuh di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Dalam empat hari berturut-turut, KAI mencatat volume pelanggan tertinggi selama periode Lebaran 2026 dengan tingkat okupansi melampaui 140 persen. Pada 22 Maret tercatat 242.810 pelanggan (150,7 persen), meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), kemudian mencapai puncak pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen), dan tetap tinggi pada 25 Maret sebanyak 230.784 pelanggan (141,2 persen).
Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi tahun sebelumnya yang berada pada 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh.
Lonjakan ini menunjukkan arus balik yang berlangsung kuat sekaligus lebih merata, seiring pola perjalanan masyarakat yang kembali ke kota asal setelah Idulfitri.
Hingga 26 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran telah mencapai 4.479.481 atau 99,6 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api pada momentum Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan perilaku perjalanan yang semakin terencana.
“Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2027).
Dalam empat hari berturut-turut, KAI mencatat volume pelanggan tertinggi selama periode Lebaran 2026 dengan tingkat okupansi melampaui 140 persen. Pada 22 Maret tercatat 242.810 pelanggan (150,7 persen), meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), kemudian mencapai puncak pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen), dan tetap tinggi pada 25 Maret sebanyak 230.784 pelanggan (141,2 persen).
Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi tahun sebelumnya yang berada pada 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh.
Lonjakan ini menunjukkan arus balik yang berlangsung kuat sekaligus lebih merata, seiring pola perjalanan masyarakat yang kembali ke kota asal setelah Idulfitri.
Hingga 26 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran telah mencapai 4.479.481 atau 99,6 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api pada momentum Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan perilaku perjalanan yang semakin terencana.
“Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2027).