Gara Gara Serang Iran, Penyesalan Pemilih Trump Kini Mulai Terasa, Popularitas Presiden dari Republik Ini Melorot Tajam
Sururi al faruq
Senin, 06 April 2026 - 14:21 WIB
Gara Gara Serang Iran, Penyesalan Pemilih Trump Kini Mulai Terasa, Popularitas Presiden dari Republik Ini Melorot Tajam
LANGIT7.ID-AS; Seiring merosotnya angka survei Presiden Donald Trump ke titik terendah di tengah perang Iran, kini terdapat bukti paling kuat dari sebuah dinamika yang telah lama diprediksi: munculnya pemilih Trump yang menyesal.
Meski cukup banyak pemilih Trump sudah memiliki keraguan sejak beberapa waktu lalu, serangkaian jajak pendapat beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa keraguan tersebut mulai berubah menjadi sesuatu yang lebih serius.
Survei YouGov dari Universitas Massachusetts Amherst — yang sebelumnya telah kami sorot untuk isu ini — menjadi bukti paling kuat.
Alih-alih menanyakan secara langsung apakah mereka menyesali pilihannya, survei ini menawarkan skala bertingkat dengan opsi yang lebih bernuansa, seperti "ada sedikit kekhawatiran", "perasaan campur aduk", dan "ada sedikit penyesalan", bukan sekadar penyesalan penuh.
Pada April 2025, 74% pemilih Trump menolak semua opsi tersebut dan mengatakan mereka "sangat yakin" dengan pilihan mereka. Namun kini, angka itu turun menjadi 62%.
Sebanyak 38% pemilih Trump yang memilih opsi yang kurang tegas, jumlahnya dua kali lipat dibandingkan pemilih Kamala Harris yang hanya 19%.
21% pemilih Trump lainnya mengatakan mereka masih "yakin" dengan pilihannya, tetapi "ada sedikit kekhawatiran".
Meski cukup banyak pemilih Trump sudah memiliki keraguan sejak beberapa waktu lalu, serangkaian jajak pendapat beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa keraguan tersebut mulai berubah menjadi sesuatu yang lebih serius.
Survei YouGov dari Universitas Massachusetts Amherst — yang sebelumnya telah kami sorot untuk isu ini — menjadi bukti paling kuat.
Alih-alih menanyakan secara langsung apakah mereka menyesali pilihannya, survei ini menawarkan skala bertingkat dengan opsi yang lebih bernuansa, seperti "ada sedikit kekhawatiran", "perasaan campur aduk", dan "ada sedikit penyesalan", bukan sekadar penyesalan penuh.
Pada April 2025, 74% pemilih Trump menolak semua opsi tersebut dan mengatakan mereka "sangat yakin" dengan pilihan mereka. Namun kini, angka itu turun menjadi 62%.
Sebanyak 38% pemilih Trump yang memilih opsi yang kurang tegas, jumlahnya dua kali lipat dibandingkan pemilih Kamala Harris yang hanya 19%.
21% pemilih Trump lainnya mengatakan mereka masih "yakin" dengan pilihannya, tetapi "ada sedikit kekhawatiran".