Adira Finance Bagikan Dividen Rp772,4 Miliar, RUPST 2026 Tetapkan Perubahan Komisaris dan Direksi
Nabil
Selasa, 07 April 2026 - 10:33 WIB
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772,4 Miliar, RUPST 2026 Tetapkan Perubahan Komisaris dan Direksi
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) resmi memutuskan pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 6 April 2026.
Dilansir dari keterangan resmi, Selasa (7/4/2026), dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perusahaan dengan rincian sekitar 1% disisihkan sebagai dana cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara sekitar 50% atau sebesar Rp772,4 miliar akan dibagikan sebagai dividen pada 30 April 2026. Adapun sisa laba bersih dicatat sebagai laba ditahan perusahaan.
Selain itu, RUPST juga menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk pengesahan laporan keuangan yang telah diaudit serta laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris untuk periode yang sama.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham menunjuk Liana Lim sebagai Akuntan Publik dan Liana Ramon Xenia & Rekan (firma anggota Deloitte Southeast Asia Limited) sebagai Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan tahun buku 2026.
RUPST juga menyetujui perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris. Masa tugas Daisuke Ejima sebagai Komisaris Utama dan Honggo Widjojo Kangmasto sebagai Komisaris dinyatakan berakhir. Perusahaan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian mereka, serta harapan atas kesuksesan keduanya ke depan.
Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Nobuya Kawasaki sebagai Komisaris Utama dan Theresia Adriana Widjaja sebagai Komisaris, yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Tak hanya itu, RUPST juga menetapkan pengangkatan Swandajani Gunadi dan Niko Kurniawan Bonggowarsito masing-masing sebagai Wakil Direktur Utama, serta Takanori Mizuno sebagai Direktur. Ketiganya efektif menjabat setelah penutupan rapat.
Dilansir dari keterangan resmi, Selasa (7/4/2026), dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perusahaan dengan rincian sekitar 1% disisihkan sebagai dana cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara sekitar 50% atau sebesar Rp772,4 miliar akan dibagikan sebagai dividen pada 30 April 2026. Adapun sisa laba bersih dicatat sebagai laba ditahan perusahaan.
Selain itu, RUPST juga menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk pengesahan laporan keuangan yang telah diaudit serta laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris untuk periode yang sama.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham menunjuk Liana Lim sebagai Akuntan Publik dan Liana Ramon Xenia & Rekan (firma anggota Deloitte Southeast Asia Limited) sebagai Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan tahun buku 2026.
RUPST juga menyetujui perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris. Masa tugas Daisuke Ejima sebagai Komisaris Utama dan Honggo Widjojo Kangmasto sebagai Komisaris dinyatakan berakhir. Perusahaan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian mereka, serta harapan atas kesuksesan keduanya ke depan.
Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Nobuya Kawasaki sebagai Komisaris Utama dan Theresia Adriana Widjaja sebagai Komisaris, yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Tak hanya itu, RUPST juga menetapkan pengangkatan Swandajani Gunadi dan Niko Kurniawan Bonggowarsito masing-masing sebagai Wakil Direktur Utama, serta Takanori Mizuno sebagai Direktur. Ketiganya efektif menjabat setelah penutupan rapat.