Presiden Prabowo Temui Putin di Rusia Untuk Pembahasan Minyak
Sururi al faruq
Ahad, 12 April 2026 - 15:25 WIB
Presiden Prabowo Temui Putin di Rusia Untuk Pembahasan Minyak
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Rusia pada Minggu (12/4) untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin mengenai minyak, demikian disampaikan kantor kepresidenan Prabowo.
Kepresidenan di Jakarta mengonfirmasi kepada AFP bahwa Prabowo akan berangkat pada Minggu malam.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pada Sabtu bahwa minyak, yang "memiliki kepentingan strategis bagi bangsa Indonesia", akan menjadi salah satu agenda pembahasan.
"Dia akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas geopolitik global serta, tentu saja, situasi energi," ujar Sugiono, yang seperti banyak orang Indonesia hanya memiliki satu nama.
Prabowo, yang baru saja bepergian ke Korea Selatan dan Jepang, membela rangkaian perjalanan luar negerinya.
" Saudara-saudara, ini untuk mengamankan pasokan minyak, saya harus pergi ke mana pun," ujarnya dalam pidato di hadapan kabinetnya pekan lalu.
Seperti banyak negara lain, Indonesia juga berada di bawah tekanan akibat melonjaknya harga minyak global karena perang di Timur Tengah.
Kepresidenan di Jakarta mengonfirmasi kepada AFP bahwa Prabowo akan berangkat pada Minggu malam.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pada Sabtu bahwa minyak, yang "memiliki kepentingan strategis bagi bangsa Indonesia", akan menjadi salah satu agenda pembahasan.
"Dia akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas geopolitik global serta, tentu saja, situasi energi," ujar Sugiono, yang seperti banyak orang Indonesia hanya memiliki satu nama.
Prabowo, yang baru saja bepergian ke Korea Selatan dan Jepang, membela rangkaian perjalanan luar negerinya.
" Saudara-saudara, ini untuk mengamankan pasokan minyak, saya harus pergi ke mana pun," ujarnya dalam pidato di hadapan kabinetnya pekan lalu.
Seperti banyak negara lain, Indonesia juga berada di bawah tekanan akibat melonjaknya harga minyak global karena perang di Timur Tengah.