Murid TK Ta’miriyah Surabaya Punya Bakat Balap Mini GP, Siap Turun di Sirkuit Mandalika
Tim langit 7
Senin, 13 April 2026 - 04:37 WIB
Muhammad Zanathan Zayn Bachri saat berada di sirkuit balap.Foto/ist
LANGIT7.ID-Surabaya – Murid Taman Kanak-kanak (TK) Ta’miriyah Surabaya, Muhammad Zanathan Zayn Bachri punya hobi balapan motor. Meski usianya baru enam tahun, dia sudah berani turun lintasan untuk beradu skill dengan anak berusia di atasnya.
Baru-baru ini, murid TK di Jalan Indrapura Surabaya ini mengikuti balapan Mini GP di Kediri. Tahun ini, anak pasangan Mochammad Syamsul Bachri dan Icha Rovelia Nurhasanah siap turun di Sirkuit Mandalika.
“Saya suka balapan karena kalau melihat pembalap dan motor balapnya itu keren. Saya suka, pembalapnya Nampak gagah,” ujar Zayn.
Meski usianya baru enam tahun, namun tekatnya untuk menjadi pembalap tidak main-main. Dia rajin berlatih di Sirkuit Bung Tomo Surabaya. Tak tanggung-tanggung, Zayn dilatih langsung pembalap kenamaan Kota Surabaya, Tommy Salim.
Kedua orang tuanya, Mochammad Syamsul Bachri dan Icha Rovelia Nurhasanah mendukung penuh hobi anak semata wayangnya.
“Awalnya ya gimana ya. Dia itu anak satu-satunya. Tapi, kita sekarang mendukung penuh hobi anak. Meski begitu kita tetap mengawasi sekolahnya agar tidak tertinggal. Begitu juga ngajinya,” ujar Icha Rovelia.
Icha kemudian menceritakan awal mulanya. Saat Zayn berusia dua tahun, nangis kalau lari kemudian jatuh. Namun sewaktu naik motor kecil yang dimiliki, dia gak nangis, gak kapok dan malah merasa tertantang untuk menaikinya lagi.
Baru-baru ini, murid TK di Jalan Indrapura Surabaya ini mengikuti balapan Mini GP di Kediri. Tahun ini, anak pasangan Mochammad Syamsul Bachri dan Icha Rovelia Nurhasanah siap turun di Sirkuit Mandalika.
“Saya suka balapan karena kalau melihat pembalap dan motor balapnya itu keren. Saya suka, pembalapnya Nampak gagah,” ujar Zayn.
Meski usianya baru enam tahun, namun tekatnya untuk menjadi pembalap tidak main-main. Dia rajin berlatih di Sirkuit Bung Tomo Surabaya. Tak tanggung-tanggung, Zayn dilatih langsung pembalap kenamaan Kota Surabaya, Tommy Salim.
Kedua orang tuanya, Mochammad Syamsul Bachri dan Icha Rovelia Nurhasanah mendukung penuh hobi anak semata wayangnya.
“Awalnya ya gimana ya. Dia itu anak satu-satunya. Tapi, kita sekarang mendukung penuh hobi anak. Meski begitu kita tetap mengawasi sekolahnya agar tidak tertinggal. Begitu juga ngajinya,” ujar Icha Rovelia.
Icha kemudian menceritakan awal mulanya. Saat Zayn berusia dua tahun, nangis kalau lari kemudian jatuh. Namun sewaktu naik motor kecil yang dimiliki, dia gak nangis, gak kapok dan malah merasa tertantang untuk menaikinya lagi.