Bank Mega Syariah Catat Lonjakan Transaksi Digital dan Dana Nasabah Saat Ramadan
Tim langit 7
Selasa, 14 April 2026 - 13:55 WIB
Bank Mega Syariah Catat Lonjakan Transaksi Digital dan Dana Nasabah Saat Ramadan
LANGIT7.ID-Jakarta; Peningkatan penggunaan layanan digital dan pendekatan berbasis komunitas menjadi faktor utama yang mendorong kinerja positif Bank Mega Syariah selama Ramadan 1447 H. Sepanjang periode tersebut, aktivitas nasabah menunjukkan lonjakan, baik dari sisi transaksi maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).
Hingga 21 Maret 2026, Bank Mega Syariah berhasil menghimpun DPK baru lebih dari Rp709 miliar dengan total sekitar 5,6 ribu rekening (NoA). Capaian ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk tabungan berbasis syariah yang menawarkan imbal hasil kompetitif.
Di saat yang sama, transaksi digital melalui aplikasi M-Syariah juga mengalami pertumbuhan. Selama Ramadan 2026, jumlah transaksi tercatat melampaui 230 ribu dengan nilai lebih dari Rp243 miliar, meningkat lebih dari 24 persen secara tahunan. Fitur yang paling sering digunakan nasabah meliputi transfer, QRIS, dan top up e-wallet.
Lonjakan signifikan juga terlihat pada transaksi QRIS. Dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya, jumlah transaksi meningkat lebih dari 65 persen, sementara volumenya naik lebih dari 58 persen. Tren ini mencerminkan semakin luasnya adopsi pembayaran non-tunai berbasis QR di berbagai merchant.
Kinerja tersebut tidak terlepas dari rangkaian program yang digelar selama Ramadan, termasuk kegiatan Road To Diantara Doa yang berlangsung di tujuh kota, yakni Surabaya, Malang, Semarang, Bandung, Lampung, Palembang, dan Makassar. Kegiatan ini menghadirkan kajian keagamaan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta aktivitas komunitas.
Selain itu, Bank Mega Syariah juga menjalankan program AMAL 2026 (Aktivasi M-Syariah di Bulan Ramadan) sebagai bagian dari strategi meningkatkan keterlibatan nasabah. Pendekatan ini menggabungkan aspek spiritual dan komunitas dalam memperluas penggunaan layanan perbankan syariah.
Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, menyampaikan bahwa strategi komunitas menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan. “Pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi penting untuk memperluas penetrasi penggunaan layanan perbankan dalam kehidupan sehari-hari seperti tabungan, transaksi digital, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah,” jelas Benadicto dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).
Hingga 21 Maret 2026, Bank Mega Syariah berhasil menghimpun DPK baru lebih dari Rp709 miliar dengan total sekitar 5,6 ribu rekening (NoA). Capaian ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk tabungan berbasis syariah yang menawarkan imbal hasil kompetitif.
Di saat yang sama, transaksi digital melalui aplikasi M-Syariah juga mengalami pertumbuhan. Selama Ramadan 2026, jumlah transaksi tercatat melampaui 230 ribu dengan nilai lebih dari Rp243 miliar, meningkat lebih dari 24 persen secara tahunan. Fitur yang paling sering digunakan nasabah meliputi transfer, QRIS, dan top up e-wallet.
Lonjakan signifikan juga terlihat pada transaksi QRIS. Dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya, jumlah transaksi meningkat lebih dari 65 persen, sementara volumenya naik lebih dari 58 persen. Tren ini mencerminkan semakin luasnya adopsi pembayaran non-tunai berbasis QR di berbagai merchant.
Kinerja tersebut tidak terlepas dari rangkaian program yang digelar selama Ramadan, termasuk kegiatan Road To Diantara Doa yang berlangsung di tujuh kota, yakni Surabaya, Malang, Semarang, Bandung, Lampung, Palembang, dan Makassar. Kegiatan ini menghadirkan kajian keagamaan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta aktivitas komunitas.
Selain itu, Bank Mega Syariah juga menjalankan program AMAL 2026 (Aktivasi M-Syariah di Bulan Ramadan) sebagai bagian dari strategi meningkatkan keterlibatan nasabah. Pendekatan ini menggabungkan aspek spiritual dan komunitas dalam memperluas penggunaan layanan perbankan syariah.
Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, menyampaikan bahwa strategi komunitas menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan. “Pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi penting untuk memperluas penetrasi penggunaan layanan perbankan dalam kehidupan sehari-hari seperti tabungan, transaksi digital, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah,” jelas Benadicto dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).