Klaim Militer Iran Lumpuh, Trump Ucap Alhamdulillah
Esti setiyowati
Selasa, 14 April 2026 - 15:48 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menggunakan grasa pujian dalam Islam dalam unggahan di Truth Social untuk kedua kalinya sejak perang antara AS-Israel melawan Iran pecah. Foto: Ist.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menggunakan kalimat pujian pada Allah dalamunggahan di Truth Social untuk kedua kalinya sejak perang antara AS-Israel melawan Iran dimulai.
Lewat unggahannya, yang dikutip dari Arab News pada Selasa (14/4/2026), Trump mengklaim bahwa Iran telah mengalami kerugian militer selama perang.
Baca juga: Trump Tuai Kecaman, Ucap Alhamdulillah Saat Ancam Bakal Serang Iran Habis-Habisan
"Angkatan Laut mereka sudah tidak ada, Angkatan Udara mereka sudah tidak ada, sistem pertahanan udara mereka tidak lagi berfungsi, radar mereka hancur, pabrik rudal dan drone mereka sebagian besar telah dihancurkan, bersama dengan rudal dan drone itu sendiri.”
“Yang terpenting, para ‘pemimpin’ lama mereka tidak lagi bersama kita, segala puji bagi Allah!” tulis Trump.
Ini menjadi kali kedua bagi Trump menggunakan ungkapanpujian kepada Allah. Sebelumnya ia juga melakukannya saat menuntut Iran untuk membuka Selat Hormuz.
Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur strategis dan membuat Iran menghadapi hidup dalam neraka.
Lewat unggahannya, yang dikutip dari Arab News pada Selasa (14/4/2026), Trump mengklaim bahwa Iran telah mengalami kerugian militer selama perang.
Baca juga: Trump Tuai Kecaman, Ucap Alhamdulillah Saat Ancam Bakal Serang Iran Habis-Habisan
"Angkatan Laut mereka sudah tidak ada, Angkatan Udara mereka sudah tidak ada, sistem pertahanan udara mereka tidak lagi berfungsi, radar mereka hancur, pabrik rudal dan drone mereka sebagian besar telah dihancurkan, bersama dengan rudal dan drone itu sendiri.”
“Yang terpenting, para ‘pemimpin’ lama mereka tidak lagi bersama kita, segala puji bagi Allah!” tulis Trump.
Ini menjadi kali kedua bagi Trump menggunakan ungkapanpujian kepada Allah. Sebelumnya ia juga melakukannya saat menuntut Iran untuk membuka Selat Hormuz.
Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur strategis dan membuat Iran menghadapi hidup dalam neraka.