home global news

Rektor Paramadina Soroti Ekspansi PTN Berlebihan, Prof Didik Rachbini: Bisa Rusak Ekosistem Pendidikan Tinggi

Selasa, 14 April 2026 - 16:55 WIB
Rektor Paramadina Soroti Ekspansi PTN Berlebihan, Prof Didik Rachbini: Bisa Rusak Ekosistem Pendidikan Tinggi
LANGIT7.ID-Jakarta; Isu ketimpangan antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kembali mencuat. Didik J. Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, menegaskan pentingnya menjaga keadilan dalam ekosistem pendidikan tinggi nasional agar tetap seimbang antara peran negara dan masyarakat.

Dalam paparannya di Komisi X DPR RI, Prof Didik menjelaskan bahwa pendidikan tinggi di Indonesia sejatinya merupakan satu ekosistem yang terdiri dari dua pilar utama, yakni PTN sebagai representasi negara dan PTS sebagai representasi masyarakat. Keduanya bukanlah pesaing, melainkan mitra strategis dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menekankan bahwa PTN selama ini berperan sebagai tulang punggung riset dan pengembangan akademik nasional, didukung penuh oleh pembiayaan negara. Sementara itu, PTS hadir sebagai kekuatan masyarakat yang telah lama memperluas akses pendidikan, bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka, melalui organisasi seperti NU, Muhammadiyah, hingga Universitas Islam Indonesia (UII).

Namun, keseimbangan tersebut kini terancam akibat ekspansi besar-besaran PTN dalam menerima mahasiswa baru. Menurutnya, kondisi ini telah melampaui batas kewajaran dan berpotensi merusak ekosistem pendidikan secara struktural.

“Satu kata: terlalu, jika PTN terus memacu penerimaan mahasiswa di luar kewajaran.”

Baca juga: Perlu Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi

Ekspansi tanpa kontrol ini memicu berbagai dampak serius. PTS mulai kekurangan mahasiswa, bahkan terancam kehilangan keberlangsungan operasionalnya. Di sisi lain, PTN cenderung memonopoli mahasiswa terbaik, sehingga menciptakan ketimpangan dalam kualitas input pendidikan tinggi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya