home otomotif

Regulasi Baru Arab Saudi Melarang Pencucian Mobil Manual di SPBU

Sabtu, 18 April 2026 - 08:33 WIB
Regulasi Baru Arab Saudi Melarang Pencucian Mobil Manual di SPBU
LANGIT7.ID-Jeddah; Era pencucian mobil manual di stasiun bahan bakar (SPBU) dan pusat servis mungkin segera berakhir, seiring dengan mulai aktifnya pemerintah kota di Arab Saudi dalam memberikan lisensi dan mewajibkan peralihan ke sistem pencucian mobil otomatis.

Komite Tetap Eksekutif untuk SPBU dan Pusat Servis di Kementerian Energi menyatakan bahwa bisnis yang sudah ada boleh terus beroperasi secara manual hanya hingga lisensi mereka saat ini habis masa berlaku. Setelah itu, mereka wajib memiliki sistem otomatis untuk dapat beroperasi.

Langkah ini diambil dalam rangka meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, selain mengurangi konsumsi air dan energi. Sistem otomatis mengandalkan teknologi daur ulang dan pengendalian kuantitas, yang mengurangi limbah dan mendorong keberlanjutan, di samping meningkatkan keselamatan di dalam stasiun serta meningkatkan efisiensi operasional.

Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era yang dimulai dengan masuknya mobil pada tahun 1920-an, saat pencucian masih dilakukan dengan cara sederhana. Seiring dengan meluasnya kepemilikan mobil pada tahun 1950-an dan 1960-an, pencucian mobil manual menjadi layanan penting, sebelum berubah pada tahun 1970-an dan 1980-an menjadi aktivitas komersial yang tersebar luas di lingkungan perumahan dan SPBU.

Menurut Majed Alshikhi, pakar otomotif, langkah baru ini merupakan bagian dari strategi Kerajaan Arab Saudi untuk meningkatkan layanan publik dan mendorong inovasi di berbagai sektor, sembari tetap mematuhi standar kualitas dan keselamatan.

Alshikhi mengatakan kepada Arab News: "Ini adalah keputusan yang sangat baik untuk mengatur profesi pencucian mobil. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasi di dalam SPBU, dan mengurangi ketergantungan pada metode tradisional yang membutuhkan banyak tenaga manusia. (Langkah ini) berkontribusi pada peningkatan keberlanjutan dan pelestarian sumber daya, selain mengurangi konsumsi air dan energi yang digunakan untuk mencuci mobil."

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Kerajaan untuk meningkatkan layanan publik dan mendorong inovasi di berbagai sektor, sembari mematuhi standar kualitas dan keselamatan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya