LANGIT7.ID-Jakarta; Seattle akhirnya membuka gerbang untuk pertandingan perdana Piala Dunia 2026, dan untuk sebagian besar laga sengit Grup G ini, Mesir berada di ambang menciptakan sejarah.
Sebelum duel melawan Belgia, The Pharaohs memiliki catatan yang kurang mengesankan di Piala Dunia: hanya pernah unggul selama total 29 menit, belum pernah meraih kemenangan, dan baru sekali mencatat clean sheet. Rekor kemenangan dan nirbobol memang belum berhasil mereka pecahkan, tetapi satu catatan berhasil dilampaui berkat gol indah Emam Ashour.
Di hari ulang tahunnya yang ke-34, Mohamed Salah menjadi arsitek serangan yang membawa Mesir unggul. Umpan sang bintang disambut sempurna oleh Ashour. Gelandang Al Ahly itu mengontrol bola dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan yang meluncur di antara kaki Thomas Meunier dan menaklukkan kiper Belgia, Thibaut Courtois.
Gol tersebut menjadi gol internasional pertama Ashour bersama timnas Mesir dan membawa negaranya menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0.
Namun Belgia akhirnya menemukan penyelamatnya. Hanya 20 detik setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Romelu Lukaku langsung memberi dampak besar. Penyerang yang merupakan salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional Eropa itu menyambut umpan silang Meunier di kotak penalti. Kehadirannya memaksa Mohamed Hany melakukan kesalahan yang berujung gol bunuh diri ke gawang Mostafa Shoubir.
Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Statistik MenarikMesir sebelumnya hanya pernah unggul selama total 29 menit dalam sejarah penampilannya di Piala Dunia. Setelah laga ini, angka tersebut resmi terlampaui.
(Timnas Belgia. (Dok: FIFA)Pemain Terbaik PertandinganEmam Ashour (Mesir)
Komentar Pelatih dan PemainPelatih Belgia, Rudi Garcia, mengakui timnya menghadapi ujian berat sejak awal.
"Laga pembuka turnamen sebesar Piala Dunia selalu sulit, apalagi melawan salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Yang terpenting, kami tetap bertahan dalam pertandingan. Kami berhasil menyamakan kedudukan lewat pemain yang masuk dari bangku cadangan, dan itu menunjukkan betapa pentingnya seluruh skuad. Ini pertandingan yang hebat antara dua tim yang sama-sama kuat."
Sementara itu, penyerang Mesir Hamza Abdelkarim merasa bangga dengan perjuangan timnya meski hanya membawa pulang satu poin.
"Kami mendapatkan satu poin pada akhirnya dan kami sudah memberikan segalanya. Kami tahu Belgia adalah tim kuat dengan pemain-pemain berkualitas. Atmosfer pertandingan luar biasa dan kami ingin berterima kasih kepada para suporter."
Hasil imbang ini membuat Mesir gagal meraih kemenangan bersejarah pertamanya di Piala Dunia. Namun, performa impresif yang dipimpin Salah dan Ashour menjadi sinyal bahwa The Pharaohs siap memberikan kejutan besar di turnamen tahun ini.
(lam)