LANGIT7.ID-Paris; Pasca pagelaran Piala Dunia, ketidakpuasan kepemimpinan FIFA oleh Gianni Infantino benar benar sudah memuncak.
Ini yang menyebabkan sejumlah eksekutif dan pejabat sepak bola Eropa disebut-sebut tengah mempertimbangkan presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaïfi, sebagai calon penantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA 2027, menurut laporan dari Politico.
Saat ini, Infantino dari Swiss diprediksi akan melenggang tanpa lawan dan terpilih kembali untuk masa jabatan keempat kalinya secara penuh. Jika itu terjadi, masa kepemimpinannya sebagai pucuk pimpinan sepak bola dunia akan mencapai 15 tahun.
Namun, sumber dari Politico mengungkapkan bahwa rencana kontroversial Infantino untuk menjual sebagian hak penyelenggaraan Piala Dunia kepada investor luar menjadi pemicu utama percepatan pencarian calon penantang oleh UEFA. Beberapa petinggi sepak bola Eropa disebut-sebut mulai merapat dan mengelilingi nama Al-Khelaïfi sebagai kandidat kuat.
Pria berusia 52 tahun asal Qatar itu bukan hanya presiden PSG, tetapi juga menjabat sebagai ketua European Football Clubs (EFC, sebelumnya dikenal sebagai ECA), anggota Komite Eksekutif UEFA, serta pimpinan beIN Media Group. Deretan jabatan ini menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di kancah sepak bola Eropa.
Meskipun spekulasi terus berkembang, pihak perwakilan Al-Khelaïfi telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa presiden PSG tersebut "sama sekali tidak memiliki ambisi, niat, maupun ketertarikan untuk menempati posisi di FIFA. Ia akan terus mendukung secara diam-diam semua institusi sepak bola dunia dan Eropa."
Pernyataan ini sekaligus meredam isu yang beredar, meskipun tidak menutup kemungkinan dinamika politik sepak bola global masih akan terus berubah menjelang pemilihan FIFA 2027 mendatang.(*/saf/getfootballbewsfrance)
(lam)