home wirausaha syariah

BSI Miliki 23 Juta Nasabah, Transformasi Digital Syariah Kini Jadi Prioritas Utama

Rabu, 22 April 2026 - 08:05 WIB
BSI Miliki 23 Juta Nasabah, Transformasi Digital Syariah Kini Jadi Prioritas Utama
LANGIT7.ID-Jakarta; Bertepatan dengan Hari Konsumen Nasional, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi digital yang aman, mudah, dan inklusif. Langkah ini diambil guna meningkatkan pengalaman nasabah (customer experience) sekaligus mendorong keberlanjutan layanan keuangan berbasis prinsip syariah di seluruh Indonesia.

Di era digital yang serba cepat, masyarakat membutuhkan akses keuangan yang real-time namun tetap terjaga keamanannya. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BSI menyediakan ekosistem layanan lengkap mulai dari e-channel (BYOND, BEWIZE, BSI Net,BSI QRIS, BSI EDC), jaringan lebih dari 1.000 cabang, 126 ribu BSI Agen, layanan remitansi di 13 negara, jaringan ATM yang luas dan BSI Call 14040.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas lebih dari 23 juta nasabah. "Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan melek digital. Kami ingin teknologi ini menjadi solusi, bukan celah kejahatan," ujar Anggoro dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (22/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa era digital ibarat dua mata pisau. "Teknologi memudahkan aktivitas finansial, namun di sisi lain, muncul berbagai modus kejahatan perbankan.Oleh karena itu, BSI rutin menghadirkan program literasi agar nasabah lebih waspada dan bijak dalam bertransaksi," tambahnya.

Pertumbuhan Digital & Komitmen ESG



Transformasi digital BSI juga berdampak signifikan pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan berdasarkan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG): Total pengguna mobile banking BSI kini mencapai 9 juta user (BYOND dan BSI Mobile). Dalam setahun sejak peluncuran, pengguna BYOND by BSI melesat hingga 197% (YoY). Pada 2026, BSI fokus memperkuat kapabilitas digital untuk menunjang frekuensi dan nilai transaksi nasabah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya