home wirausaha syariah

BAZNAS Hadirkan Program Zmart di Purworejo, Dorong Mustahik Naik Kelas Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 13:44 WIB
BAZNAS Hadirkan Program Zmart di Purworejo, Dorong Mustahik Naik Kelas Ekonomi
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi menghadirkan program pemberdayaan ekonomi Zmart di Kabupaten Purworejo, Selasa (28/4/2026). Program ini menyasar 40 mustahik sebagai penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp320 juta, yang merupakan kolaborasi antara BAZNAS RI sebesar Rp240 juta dan BAZNAS Kabupaten Purworejo sebesar Rp80 juta.

Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., mengatakan Zmart merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kapasitas usaha ritel mikro milik masyarakat. Melalui bantuan modal sebesar Rp8 juta per orang, para mustahik tidak hanya menerima renovasi warung dan stok barang, tetapi juga pendampingan manajemen agar usaha mereka bisa tumbuh berkelanjutan dan mandiri secara ekonomi.

"Namanya warung kecil pasti pasang surut. Maka kewajiban BAZNAS, mari kita dorong agar tidak surut, tetapi terus berkembang. Oleh karenanya, maka kita bantu dengan program Zmart. Mereka kita tambahi barangnya, kita perbagus tokonya, kita dampingi dan kita ajari manajemen sederhana agar uang yang merupakan modal dari warung itu tidak gelundung ke dapur," jelas Imdadun dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Selain dukungan modal, para pengelola Zmart di Purworejo juga dibekali dengan pelatihan soft skill dan hard skill kewirausahaan. Untuk mempermudah rantai pasok dagangan, BAZNAS menjalin kerja sama logistik dengan AKSESMU melalui aplikasi digital, yang memungkinkan para ibu pengelola warung melakukan belanja stok dan pengantaran barang secara lebih efisien dan modern.

Imdadun mengingatkan agar modal usaha ini dijaga dengan ketat dan tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif keluarga, terutama oleh para suami.

"Saya beri peringatan keras, haram hukumnya bapak-bapak ini mengambil dari modal ibu-ibu untuk beli rokok. Jangan sampai modalnya gelundung ke dapur, apalagi menjadi rokok. Kita dampingi terus agar para mustahik maju berkembang, dari yang hari ini tangan di bawah, besok tangan di atas menjadi muzaki," ujarnya.

Program Zmart hadir sebagai bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung Asta Cita ke-3 pemerintahan Presiden RI terkait penguatan ekonomi kerakyatan. Hingga Maret 2026, tercatat sudah ada 5.551 unit Zmart yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, di mana 720 unit di antaranya berada di wilayah Jawa Tengah sebagai upaya nyata pengentasan kemiskinan ekstrem.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya