LANGIT7.ID-New Jersey; Ketika Brasil membutuhkan sosok pembeda, Vinicius Junior akhirnya muncul di momen yang tepat. Penyerang Real Madrid itu menjadi penyelamat Selecao setelah mencetak gol penyeimbang dalam laga melawan Maroko pada babak pertama Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Minggu (14/6/2026) WIB.
Gol tersebut terasa spesial bagi Vinicius. Selain menghidupkan kembali harapan Brasil dalam pertandingan, lesakan itu juga menjadi salah satu momen paling penting dalam kiprahnya bersama tim nasional.
Sebelum pertandingan ini, performa Vinicius di Piala Dunia 2026 belum benar-benar memenuhi ekspektasi. Sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan andalan Real Madrid, sorotan besar terus mengiringi setiap penampilannya.
Tekanan itu semakin terasa ketika Brasil kesulitan menemukan ritme permainan pada babak pertama. Namun di tengah situasi tersebut, Vinicius berhasil menunjukkan kualitas yang membuatnya menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia saat ini.
Momen itu datang pada menit ke-32.
Berawal dari kombinasi permainan dengan Bruno Guimaraes, Vinicius bergerak bebas ke sisi kiri sebelum melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti. Dengan kecepatan dan kontrol bola yang menjadi ciri khasnya, pemain berusia 25 tahun itu melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Yassine Bounou.
Bola meluncur ke dalam gawang dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut langsung membangkitkan atmosfer stadion yang sebelumnya berada dalam tekanan. Para pendukung Brasil yang memadati tribun akhirnya memiliki alasan untuk bersorak setelah melihat tim kesayangan mereka kembali ke dalam pertandingan.
Bagi Vinicius, gol ini juga memiliki arti tersendiri dari sisi personal.
Siaran pertandingan mencatat bahwa ini merupakan kali pertama dirinya berhasil mencetak gol saat berhadapan dengan Achraf Hakimi. Keduanya selama ini dikenal sebagai dua bintang besar yang rutin bertemu di level elite sepak bola Eropa.
Tak hanya itu, gol tersebut juga menjadi gol ke-10 Vinicius bersama tim nasional Brasil. Ia mencapai catatan tersebut setelah tampil dalam 50 pertandingan internasional bersama Selecao.
Setelah mencetak gol penyeimbang, kepercayaan diri Vinicius terlihat meningkat. Beberapa kali ia menjadi pusat permainan Brasil dan terus mencari celah untuk mengancam pertahanan Maroko.
Kontribusinya membuat Brasil mampu menutup babak pertama dengan skor imbang meski sempat berada dalam posisi tertinggal.
Baca juga: Brasil Dibikin Tak Berkutik, Maroko Dominasi Juara Dunia Lima Kali di Babak PertamaHingga turun minum, Vinicius menjadi pemain Brasil yang paling berhasil menghadirkan ancaman nyata di area pertahanan lawan. Gol yang dicetaknya bukan hanya mengubah papan skor, tetapi juga menjaga peluang Selecao untuk meraih hasil maksimal pada babak kedua.
Jika Brasil mampu membalikkan keadaan setelah jeda, gol Vinicius bisa menjadi titik balik yang akan dikenang sebagai momen kebangkitan Selecao di Piala Dunia 2026.
(lam)