LANGIT7.ID-Jakarta; FIFA telah mengambil keputusan terkait Argentina setelah jutaan orang menandatangani petisi yang menuntut agar negara Amerika Selatan tersebut dilarang secara permanen dari putaran final Piala Dunia mendatang.
Sebanyak 23.316.108 orang menandatangani petisi "Pergilah, Argentina" yang dilaporkan menuntut larangan seumur hidup bagi tim nasional Argentina, menurut Euro News, dikutip dari GOAL.
Taktik "kotor" Argentina selama Piala Dunia 2026, ditambah dengan keributan pasca-pertandingan yang tidak sedap dipandang dan mewarnai laga final melawan Spanyol di Stadion New York New Jersey pada 19 Juli, meninggalkan rasa pahit di mulut para pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Pemain Argentina juga semakin dikritik setelah mereka terlihat membelakangi saat Rodri (Spanyol) mengangkat trofi Piala Dunia.
Bek Lisandro Martinez kini memberikan penjelasan, dengan menegaskan bahwa para pemain Argentina tidak sengaja menghina pemain Spanyol.
Sementara itu, FIFA masih melanjutkan investigasi atas perilaku pemain dan staf pelatih Argentina pasca-pertandingan untuk menentukan apakah kode disiplin mereka telah dilanggar.
Meskipun masing-masing pemain berisiko dihukum oleh FIFA, tidak ada indikasi bahwa Argentina akan diblokir dari turnamen-turnamen mendatang.
Bahkan, talkSPORT menyebut bahwa FIFA kini telah mengonfirmasi bahwa keenam negara tuan rumah Piala Dunia 2030 akan otomatis lolos, yang berarti Argentina dipastikan mendapat tempat di turnamen berikutnya.
Argentina, bersama Uruguay dan Paraguay, akan menjadi tuan rumah masing-masing satu pertandingan selama putaran final Piala Dunia 2030. Pertandingan tersebut akan digelar di tiga ibu kota negara tersebut: Buenos Aires, Montevideo, dan Asuncion.
Spanyol, Portugal, dan Maroko adalah tiga tuan rumah utama Piala Dunia mendatang, tetapi tiga pertandingan akan dimainkan di Amerika Selatan untuk menandai peringatan 100 tahun edisi pertama Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Uruguay pada 1930.(*/saf/givemesport)
(lam)