Kereta Cepat Haramain Tingkatkan Kapasitas Haji Menjadi 2,2 Juta Tempat Duduk
Sururi al faruq
Senin, 04 Mei 2026 - 21:23 WIB
Kereta Cepat Haramain Tingkatkan Kapasitas Haji Menjadi 2,2 Juta Tempat Duduk
LANGIT7.ID-Riyadh; Saudi Arabia Railways (SAR) telah meningkatkan kapasitas Kereta Cepat Haramain menjadi lebih dari 2,21 juta tempat duduk untuk musim Haji 2026, seiring dengan upaya Kerajaan Arab Saudi yang terus memperkuat layanan transportasi antara Makkah dan Madinah, demikian dilaporkan Saudi Press Agency baru-baru ini.
Peningkatan ini berarti penambahan lebih dari 210.000 tempat duduk dibandingkan musim lalu, di samping rencana 5.308 kali perjalanan — yang merupakan ekspansi sekitar 11 persen untuk mengakomodasi lonjakan jumlah jemaah haji.
Operasi angkutan haji di jalur kereta ini dijadwalkan dimulai pada 5 Mei, dengan pemberangkatan perdana dari Stasiun Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah menuju Makkah, menandai dimulainya resmi layanan kereta api untuk musim haji.
SAR menyatakan bahwa jaringan ini akan mengerahkan 35 unit kereta yang mampu melaju dengan kecepatan hingga 300 km per jam di sepanjang jalur sepanjang 453 km. Perjalanan antara Makkah dan Madinah memakan waktu sekitar dua jam, dengan lima stasiun yang menghubungkan dua kota suci tersebut melalui Jeddah.
Peningkatan kapasitas ini sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional Saudi serta target yang lebih luas dari Saudi Vision 2030 untuk meningkatkan mobilitas dan memperbaiki layanan bagi jemaah haji selama musim haji.
Pertama kali dibuka untuk publik pada Oktober 2018 untuk operasi komersial, kereta Haramain ini menghubungkan kota suci Makkah dan Madinah, dengan persinggahan di Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City di Rabigh.
Layanan ini beroperasi sepanjang tahun, melayani para komuter reguler, wisatawan, dan jemaah haji.(*/saf/arabnews)
Peningkatan ini berarti penambahan lebih dari 210.000 tempat duduk dibandingkan musim lalu, di samping rencana 5.308 kali perjalanan — yang merupakan ekspansi sekitar 11 persen untuk mengakomodasi lonjakan jumlah jemaah haji.
Operasi angkutan haji di jalur kereta ini dijadwalkan dimulai pada 5 Mei, dengan pemberangkatan perdana dari Stasiun Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah menuju Makkah, menandai dimulainya resmi layanan kereta api untuk musim haji.
SAR menyatakan bahwa jaringan ini akan mengerahkan 35 unit kereta yang mampu melaju dengan kecepatan hingga 300 km per jam di sepanjang jalur sepanjang 453 km. Perjalanan antara Makkah dan Madinah memakan waktu sekitar dua jam, dengan lima stasiun yang menghubungkan dua kota suci tersebut melalui Jeddah.
Peningkatan kapasitas ini sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional Saudi serta target yang lebih luas dari Saudi Vision 2030 untuk meningkatkan mobilitas dan memperbaiki layanan bagi jemaah haji selama musim haji.
Pertama kali dibuka untuk publik pada Oktober 2018 untuk operasi komersial, kereta Haramain ini menghubungkan kota suci Makkah dan Madinah, dengan persinggahan di Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City di Rabigh.
Layanan ini beroperasi sepanjang tahun, melayani para komuter reguler, wisatawan, dan jemaah haji.(*/saf/arabnews)
(lam)