Pemulihan Pelanggan dan Operasional Cikarang Line Terus Berjalan
Dwi sasongko
Ahad, 10 Mei 2026 - 16:55 WIB
Pemulihan Pelanggan dan Operasional Cikarang Line Terus Berjalan
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan proses pemulihan operasional perjalanan Commuter Line lintas Cikarang serta pendampingan pelanggan pascakejadian di Stasiun Bekasi Timur agar perjalanan kereta api dapat berlangsung semakin baik dan aman.
Dalam proses pemulihan operasional, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api pada sejumlah titik di lintas Bekasi hingga Cikarang dengan kecepatan berkisar 60–80 km/jam. Pembatasan tersebut masih dilakukan seiring proses pengecekan jalur dan pemulihan operasional yang terus berjalan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung proses pengecekan, pemulihan operasional, dan keselamatan perjalanan kereta api.
“Pembatasan kecepatan ini masih diperlukan agar proses pengecekan dan pemulihan operasional dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga aspek keselamatan perjalanan. Kami memahami kondisi ini berdampak kepada keterlambatan perjalanan kereta api, khususnya Commuter Line lintas Cikarang, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
KAI mencatat performa operasional Commuter Line lintas Cikarang terus menunjukkan tren pemulihan. Pada 7 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan Commuter Line Cikarang tercatat sebesar 87% dan kedatangan 81% dengan rata-rata keterlambatan 2,2 menit untuk keberangkatan dan 3,3 menit untuk kedatangan. Sementara pada 8 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu meningkat menjadi 88% untuk keberangkatan dan 85% untuk kedatangan, dengan rata-rata keterlambatan 1,8 menit untuk keberangkatan dan 2,3 menit untuk kedatangan.
Anne menambahkan, KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berjalan semakin baik dari hari ke hari.
“Secara paralel KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar perjalanan kereta api semakin pulih dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” tambah Anne.
Dalam proses pemulihan operasional, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api pada sejumlah titik di lintas Bekasi hingga Cikarang dengan kecepatan berkisar 60–80 km/jam. Pembatasan tersebut masih dilakukan seiring proses pengecekan jalur dan pemulihan operasional yang terus berjalan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung proses pengecekan, pemulihan operasional, dan keselamatan perjalanan kereta api.
“Pembatasan kecepatan ini masih diperlukan agar proses pengecekan dan pemulihan operasional dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga aspek keselamatan perjalanan. Kami memahami kondisi ini berdampak kepada keterlambatan perjalanan kereta api, khususnya Commuter Line lintas Cikarang, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
KAI mencatat performa operasional Commuter Line lintas Cikarang terus menunjukkan tren pemulihan. Pada 7 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan Commuter Line Cikarang tercatat sebesar 87% dan kedatangan 81% dengan rata-rata keterlambatan 2,2 menit untuk keberangkatan dan 3,3 menit untuk kedatangan. Sementara pada 8 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu meningkat menjadi 88% untuk keberangkatan dan 85% untuk kedatangan, dengan rata-rata keterlambatan 1,8 menit untuk keberangkatan dan 2,3 menit untuk kedatangan.
Anne menambahkan, KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berjalan semakin baik dari hari ke hari.
“Secara paralel KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar perjalanan kereta api semakin pulih dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” tambah Anne.