Pertama di Indonesia, Gus Menteri Luncurkan Internet of Thing Budidaya Ikan Koi
Mahmuda attar hussein
Senin, 18 Oktober 2021 - 06:30 WIB
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar meresmikan internet of think budidaya ikan hias koi di Blitar. Foto: Kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meresmikan internet of think untuk budidaya ikan hias koi di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Internet of thing smart water management system merupakan konsep mengembalikan suhu air kolam dengan menggunakan water heater apabila suhu air berada dibawah rentang ideal.
"Ini suatu sistem IT yang bagus banget untuk pengelolaan ikan koi disini," kata Gus Menteri di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Blitar, Minggu (17/10/2021).
Baca juga: IPB Berdayakan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Digital Marketing
Internet of thing atau sering disebut dengan IoT juga dapat dapat membantu peternak mengatur pola makan, mengingat koi adalah ikan hias yang sensitif. Dengan demikian, hasil ikan koi akan lebih cantik dan menarik para penggemarnya.
Penggunaan sistem internet of think untuk budidaya ikan koi ini merupakan yang pertama di Indonesia. Pasalnya, ini akan direplika di desa-desa lainnya yang memiliki potensi yang sama yaitu budidaya ikan hias.
Kolam ikan juga dilengkapi dengan kamera di beberapa sudut yang berfungsi memantau perkembangan ikan koi di dalam air, disitu juga terdapat sensor suhu dan kecepatan angin yang dapat menentukan berapa banyak makanan yang harus diberikan.
Internet of thing smart water management system merupakan konsep mengembalikan suhu air kolam dengan menggunakan water heater apabila suhu air berada dibawah rentang ideal.
"Ini suatu sistem IT yang bagus banget untuk pengelolaan ikan koi disini," kata Gus Menteri di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Blitar, Minggu (17/10/2021).
Baca juga: IPB Berdayakan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Digital Marketing
Internet of thing atau sering disebut dengan IoT juga dapat dapat membantu peternak mengatur pola makan, mengingat koi adalah ikan hias yang sensitif. Dengan demikian, hasil ikan koi akan lebih cantik dan menarik para penggemarnya.
Penggunaan sistem internet of think untuk budidaya ikan koi ini merupakan yang pertama di Indonesia. Pasalnya, ini akan direplika di desa-desa lainnya yang memiliki potensi yang sama yaitu budidaya ikan hias.
Kolam ikan juga dilengkapi dengan kamera di beberapa sudut yang berfungsi memantau perkembangan ikan koi di dalam air, disitu juga terdapat sensor suhu dan kecepatan angin yang dapat menentukan berapa banyak makanan yang harus diberikan.