KOI Minta LADI Segera Urus Persoalan Doping dengan Badan Doping Dunia
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 18 Oktober 2021 - 09:58 WIB
Selebrasi tim Piala Thomas Indonesia tanpa bendera Indonesia (foto: istimewa)
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) ikut bertanggung jawab terhadap larangan bendara Indonesia dikibarkan dalam turnamen olahraga di seluruh dunia.
Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengaku kecewa sekaligus sedih perjuangan Tim Piala Thomas Indonesia yang berhasil membawa pulang piala tanpa ada pengibaran bendera Merah Putih karena sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
“Saya sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia bangga dengan penampilan Tim Thomas kita, tetapi juga sekaligus sangat kecewa dan sedih karena seremoni medali dengan bendera PBSI," kata Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya, dikutip Senin (18/10).
Baca juga:Merah Putih Hilang di Podium Piala Thomas, Antara Prestasi dan Kegagalan Institusi
KOI meminta agar LADI segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada WADA karena dampaknya sudah terasa.
"Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” sambung pria yang akrab dipanggil Okto itu.
Seremoni kemenangan Indonesia semalam tampak kurang sempurna dengan tidak bisa dikibarkannya Merah Putih. Alasannya, LADI masih dinyatakan tidak patuh karena gagal menerapkan Kode Anti-Doping WADA 2021.
Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengaku kecewa sekaligus sedih perjuangan Tim Piala Thomas Indonesia yang berhasil membawa pulang piala tanpa ada pengibaran bendera Merah Putih karena sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
“Saya sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia bangga dengan penampilan Tim Thomas kita, tetapi juga sekaligus sangat kecewa dan sedih karena seremoni medali dengan bendera PBSI," kata Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya, dikutip Senin (18/10).
Baca juga:Merah Putih Hilang di Podium Piala Thomas, Antara Prestasi dan Kegagalan Institusi
KOI meminta agar LADI segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada WADA karena dampaknya sudah terasa.
"Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” sambung pria yang akrab dipanggil Okto itu.
Seremoni kemenangan Indonesia semalam tampak kurang sempurna dengan tidak bisa dikibarkannya Merah Putih. Alasannya, LADI masih dinyatakan tidak patuh karena gagal menerapkan Kode Anti-Doping WADA 2021.