Lotus Mengganti Mesin Toyota dan AMG-nya dengan "Kuda"
Dwi sasongko
Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:07 WIB
Lotus Mengganti Mesin Toyota dan AMG-nya dengan Kuda
LANGIT7.ID-Jakarta; Lotus sudah lama menggunakan mesin Toyota untuk mobil sport mereka, dan baru-baru ini menambahkan mesin turbo empat silinder dari AMG ke dalam jajaran Emira, lalu menghapusnya tak lama setelah itu. Namun, meskipun hubungan mereka sudah berlangsung lebih dari dua dekade, Lotus akan menendang mesin Toyota ke tepi jalan, bersama dengan mesin empat silinder AMG, saat Emira mendapatkan facelift pada tahun 2027. Sebagai gantinya, secara harfiah adalah seekor "Kuda" (Horse).
Semenarik rasanya membayangkan seseorang melahap sirkuit dengan Lotus yang ditarik kuda, tapi itu jenis kuda yang salah. Menurut Autocar, Lotus akan mengganti pemasok mesin, beralih ke V6 hybrid dari Horse Powertrains milik Geely-Renault. Lotus membutuhkan mesin baru dengan emisi lebih rendah, dan karena Lotus dan Horse berada di kandang Geely yang sama, kerja sama itu masuk akal. Namun menarik bahwa Lotus bisa mendapatkan mesin yang memenuhi peraturan emisi yang akan datang tanpa mengurangi ukuran mesin. Lebih baik lagi, V6 baru ini memiliki bobot yang sama dengan mesin empat silinder AMG yang lama, meskipun sudah di-hybrid, dan menghasilkan tenaga lebih besar daripada V6 Toyota lama.
Mesin Horse spesifik yang dimaksud adalah V6 3.0 liter yang diklaim menghasilkan tenaga 529 tenaga kuda ala Amerika yang jadul dan torsi 516 pound-feet. Terlepas dari turbocharging dan hybrid-nya, mesin Horse ini tergolong ringan, dengan bobot klaim hanya 353 pound. Itu hampir sama persis dengan mesin AMG M139 yang saat ini digunakan Emira. Teknologi hybrid-nya menggunakan arsitektur 800-volt, namun belum ada kabar mengenai jangkauan listriknya.
Belum jelas apakah Lotus masih bisa memberikan Emira transmisi manual dengan mesin Horse baru ini. Menurut Horse, V6 hybrid ini dipasangkan dengan "transmisi hybrid dan mesin listrik" 4-percepatan, namun tidak disebutkan apakah bisa bekerja dengan transmisi lain. Mempertahankan mesin yang lebih besar namun menghilangkan transmisi manual bisa terasa seperti satu langkah maju, dua langkah mundur bagi para penggemar Lotus.
Dengan spesifikasi tenaganya, mesin baru ini tentu akan memberikan performa mobil sport, tapi Lotus lebih mengutamakan rasa dan kesenangan, bukan hanya tenaga dan performa. Jadi semoga Emira tetap bisa mempertahankan pedal koplingnya. Semoga suaranya juga bagus, karena Anda tidak ingin Lotus Anda berbunyi seperti... serak (hoarse). Baiklah, saya berhenti di sini.(*/saf/jalopnik)
Semenarik rasanya membayangkan seseorang melahap sirkuit dengan Lotus yang ditarik kuda, tapi itu jenis kuda yang salah. Menurut Autocar, Lotus akan mengganti pemasok mesin, beralih ke V6 hybrid dari Horse Powertrains milik Geely-Renault. Lotus membutuhkan mesin baru dengan emisi lebih rendah, dan karena Lotus dan Horse berada di kandang Geely yang sama, kerja sama itu masuk akal. Namun menarik bahwa Lotus bisa mendapatkan mesin yang memenuhi peraturan emisi yang akan datang tanpa mengurangi ukuran mesin. Lebih baik lagi, V6 baru ini memiliki bobot yang sama dengan mesin empat silinder AMG yang lama, meskipun sudah di-hybrid, dan menghasilkan tenaga lebih besar daripada V6 Toyota lama.
Mesin Horse spesifik yang dimaksud adalah V6 3.0 liter yang diklaim menghasilkan tenaga 529 tenaga kuda ala Amerika yang jadul dan torsi 516 pound-feet. Terlepas dari turbocharging dan hybrid-nya, mesin Horse ini tergolong ringan, dengan bobot klaim hanya 353 pound. Itu hampir sama persis dengan mesin AMG M139 yang saat ini digunakan Emira. Teknologi hybrid-nya menggunakan arsitektur 800-volt, namun belum ada kabar mengenai jangkauan listriknya.
Belum jelas apakah Lotus masih bisa memberikan Emira transmisi manual dengan mesin Horse baru ini. Menurut Horse, V6 hybrid ini dipasangkan dengan "transmisi hybrid dan mesin listrik" 4-percepatan, namun tidak disebutkan apakah bisa bekerja dengan transmisi lain. Mempertahankan mesin yang lebih besar namun menghilangkan transmisi manual bisa terasa seperti satu langkah maju, dua langkah mundur bagi para penggemar Lotus.
Dengan spesifikasi tenaganya, mesin baru ini tentu akan memberikan performa mobil sport, tapi Lotus lebih mengutamakan rasa dan kesenangan, bukan hanya tenaga dan performa. Jadi semoga Emira tetap bisa mempertahankan pedal koplingnya. Semoga suaranya juga bagus, karena Anda tidak ingin Lotus Anda berbunyi seperti... serak (hoarse). Baiklah, saya berhenti di sini.(*/saf/jalopnik)
(lam)