RenunganMalam: Menjaga Diri dari Lalai dalam Nikmat Allah
Tim langit 7
Ahad, 17 Mei 2026 - 19:00 WIB
RenunganMalam: Menjaga Diri dari Lalai dalam Nikmat Allah
LANGIT7.ID-Tidak semua ujian datang dalam bentuk kesulitan. Kadang, justru nikmatlah yang membuat manusia lalai.
Saat hidup mulai nyaman, rezeki terasa lancar, tubuh sehat, dan urusan dipermudah, tanpa sadar hati mulai merasa aman. Doa mulai berkurang, syukur mulai melemah, dan kedekatan dengan Allah perlahan menurun.
Padahal, nikmat bukan hanya pemberian - ia juga ujian.
Allah ingin melihat, apakah nikmat membuat kita semakin dekat kepada-Nya atau justru semakin lupa. Banyak orang kuat saat susah, tetapi berubah saat lapang. Ketika sempit rajin berdoa, ketika longgar mulai lalai. Inilah yang perlu dijaga.
Mensyukuri nikmat bukan sekadar mengucap “Alhamdulillah”, tetapi menggunakan nikmat itu untuk kebaikan. Waktu dipakai untuk amal, harta dipakai untuk berbagi, dan kesehatan dipakai untuk taat. Jangan sampai kita hanya sibuk menikmati nikmat, tetapi lupa kepada Dzat yang memberi nikmat.
Karena nikmat yang tidak disyukuri bisa menjadi sebab hati mengeras dan hidup kehilangan keberkahan.
Maka jagalah hati dalam setiap kelapangan. Tetap rendah hati, tetap dekat kepada Allah, dan tetap sadar bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan dari-Nya.(*/saf/ Komunitas QM)
Saat hidup mulai nyaman, rezeki terasa lancar, tubuh sehat, dan urusan dipermudah, tanpa sadar hati mulai merasa aman. Doa mulai berkurang, syukur mulai melemah, dan kedekatan dengan Allah perlahan menurun.
Padahal, nikmat bukan hanya pemberian - ia juga ujian.
Allah ingin melihat, apakah nikmat membuat kita semakin dekat kepada-Nya atau justru semakin lupa. Banyak orang kuat saat susah, tetapi berubah saat lapang. Ketika sempit rajin berdoa, ketika longgar mulai lalai. Inilah yang perlu dijaga.
Mensyukuri nikmat bukan sekadar mengucap “Alhamdulillah”, tetapi menggunakan nikmat itu untuk kebaikan. Waktu dipakai untuk amal, harta dipakai untuk berbagi, dan kesehatan dipakai untuk taat. Jangan sampai kita hanya sibuk menikmati nikmat, tetapi lupa kepada Dzat yang memberi nikmat.
Karena nikmat yang tidak disyukuri bisa menjadi sebab hati mengeras dan hidup kehilangan keberkahan.
Maka jagalah hati dalam setiap kelapangan. Tetap rendah hati, tetap dekat kepada Allah, dan tetap sadar bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan dari-Nya.(*/saf/ Komunitas QM)
(lam)