Dukung Program 3 Juta Rumah, Pembiayaan KPP BSI Tembus Rp819 Miliar
Tim langit 7
Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB
Dukung Program 3 Juta Rumah, Pembiayaan KPP BSI Tembus Rp819 Miliar
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan melalui penyaluran Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) berbasis syariah.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat” di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5) yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri perumahan.
Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat memperoleh hunian pendukung usaha yang layak sekaligus menggerakkan sektor ekonomi produktif seperti pengembang, kontraktor, hingga UMKM bahan bangunan.
“BSI mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam menghadirkan pembiayaan perumahan yang inklusif, terjangkau, dan berbasis syariah. Program ini bukan hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Bob dalam keterangannya, Kamis (21/9/2026).
Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) yang diberikan kepada pelaku UMKM juga menawarkan margin yang terjangkau sebesar setara 6% efektif per tahun, sehingga dapat membantu pelaku usaha memperoleh akses modal kerja maupun investasi pembangunan dan pembelian rumah pendukung usaha dengan proses yang mudah dan aksesibel.
Dalam sambutannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait turut mengapresiasi kinerja pembiayaan KPP BSI.
“BSI menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendukung program 3 Juta Rumah. Penyaluran pembiayaan KPP yang terus meningkat dan bahkan mencetak rekor menjadi bukti nyata dukungan sektor perbankan syariah terhadap akses hunian yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kebaikan rakyat,” ujar Maruarar.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat” di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5) yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri perumahan.
Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat memperoleh hunian pendukung usaha yang layak sekaligus menggerakkan sektor ekonomi produktif seperti pengembang, kontraktor, hingga UMKM bahan bangunan.
“BSI mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam menghadirkan pembiayaan perumahan yang inklusif, terjangkau, dan berbasis syariah. Program ini bukan hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Bob dalam keterangannya, Kamis (21/9/2026).
Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) yang diberikan kepada pelaku UMKM juga menawarkan margin yang terjangkau sebesar setara 6% efektif per tahun, sehingga dapat membantu pelaku usaha memperoleh akses modal kerja maupun investasi pembangunan dan pembelian rumah pendukung usaha dengan proses yang mudah dan aksesibel.
Dalam sambutannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait turut mengapresiasi kinerja pembiayaan KPP BSI.
“BSI menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendukung program 3 Juta Rumah. Penyaluran pembiayaan KPP yang terus meningkat dan bahkan mencetak rekor menjadi bukti nyata dukungan sektor perbankan syariah terhadap akses hunian yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kebaikan rakyat,” ujar Maruarar.