197.876 Jemaah Haji Indonesia Sudah Berangkat, Fokus Kini Bergeser ke Armuzna
Tim langit 7
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:06 WIB
197.876 Jemaah Haji Indonesia Sudah Berangkat, Fokus Kini Bergeser ke Armuzna
LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah mulai memusatkan perhatian pada kesiapan layanan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seiring terus bertambahnya jumlah jemaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umrah bersama PPPI Arab Saudi 2026 disebut terus memperkuat seluruh aspek layanan untuk fase Armuzna, mulai dari kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, pelindungan jemaah, hingga penempatan petugas di titik-titik layanan.
“Fase Armuzna merupakan tahapan paling penting sekaligus paling padat dalam penyanggai pada haji,” jelas Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Karena itu, pemerintah memastikan skema pergerakan jemaah disiapkan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, serta jemaah dengan risiko kesehatan.
Di tengah penguatan persiapan fase puncak tersebut, proses kedatangan jemaah Indonesia ke Tanah Suci terus berlangsung. Hingga 20 Mei 2026, Kementerian Haji dan Umroh mencatat sebanyak 513 kloter dengan 197.876 jemaah haji dan 2.044 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Ichsan merinci, dari jumlah itu, sebanyak 237 kloter yang membawa 90.691 jemaah dan 945 petugas telah tiba di Bandara King Abdullah Aziz Jeddah.
Sementara itu, jumlah jemaah yang telah tiba di Kota Mekah Al-Mukarrama mencapai 502 kloter dengan total 193.593 jemaah dan 2.008 petugas.
Kementerian Haji dan Umrah bersama PPPI Arab Saudi 2026 disebut terus memperkuat seluruh aspek layanan untuk fase Armuzna, mulai dari kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, pelindungan jemaah, hingga penempatan petugas di titik-titik layanan.
“Fase Armuzna merupakan tahapan paling penting sekaligus paling padat dalam penyanggai pada haji,” jelas Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Karena itu, pemerintah memastikan skema pergerakan jemaah disiapkan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, serta jemaah dengan risiko kesehatan.
Di tengah penguatan persiapan fase puncak tersebut, proses kedatangan jemaah Indonesia ke Tanah Suci terus berlangsung. Hingga 20 Mei 2026, Kementerian Haji dan Umroh mencatat sebanyak 513 kloter dengan 197.876 jemaah haji dan 2.044 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Ichsan merinci, dari jumlah itu, sebanyak 237 kloter yang membawa 90.691 jemaah dan 945 petugas telah tiba di Bandara King Abdullah Aziz Jeddah.
Sementara itu, jumlah jemaah yang telah tiba di Kota Mekah Al-Mukarrama mencapai 502 kloter dengan total 193.593 jemaah dan 2.008 petugas.