Menag Sebut Iduladha di Istiqlal Jadi Acuan Pengelolaan Kurban Asia Tenggara
Tim langit 7
Selasa, 26 Mei 2026 - 12:20 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Dok: Kementerian Agama)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyebut pelaksanaan Iduladha di Masjid Istiqlal telah menjadi salah satu model penyelenggaraan kurban di kawasan Asia Tenggara.
“Iduladha di Istiqlal memiliki standar tersendiri karena menjadi model bagi masyarakat Indonesia bahkan Asia Tenggara,” ujar Menag saat konferensi pers persiapan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, dikutip Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, Masjid Istiqlal selama ini aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai lembaga kemasjidan di kawasan Asia Tenggara.
Menag juga menyoroti sistem pengelolaan lingkungan di Istiqlal yang menjadi perhatian dunia internasional. Salah satunya adalah sistem daur ulang air wudu yang digunakan kembali untuk kebutuhan kebersihan hingga wudu.
“Air wudu di Istiqlal tidak langsung terbuang ke saluran kota, tetapi masuk ke sistem recycle dan digunakan kembali,” jelasnya.
Atas inovasi tersebut, Istiqlal memperoleh penghargaan internasional dari lembaga dunia di Washington DC sebagai rumah ibadah yang dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih.
“Ini menjadi kebanggaan kita bersama dan harus terus dijaga,” tandas Menag.
“Iduladha di Istiqlal memiliki standar tersendiri karena menjadi model bagi masyarakat Indonesia bahkan Asia Tenggara,” ujar Menag saat konferensi pers persiapan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, dikutip Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, Masjid Istiqlal selama ini aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai lembaga kemasjidan di kawasan Asia Tenggara.
Menag juga menyoroti sistem pengelolaan lingkungan di Istiqlal yang menjadi perhatian dunia internasional. Salah satunya adalah sistem daur ulang air wudu yang digunakan kembali untuk kebutuhan kebersihan hingga wudu.
“Air wudu di Istiqlal tidak langsung terbuang ke saluran kota, tetapi masuk ke sistem recycle dan digunakan kembali,” jelasnya.
Atas inovasi tersebut, Istiqlal memperoleh penghargaan internasional dari lembaga dunia di Washington DC sebagai rumah ibadah yang dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih.
“Ini menjadi kebanggaan kita bersama dan harus terus dijaga,” tandas Menag.
(lam)