Muhammadiyah Lamongan Perkuat UMKM dengan Digital Marketing dan Sertifikasi Halal
Tim langit 7
Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB
(Dok: PWMU Lamongan)
LANGIT7.ID-Lamongan; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan Muhammadiyah agar semakin kompetitif dengan memperkuat legalitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, hingga kepemilikan sertifikasi halal.
Upaya tersebut menjadi fokus dalam Pelatihan Digital Marketing dan Pendampingan Legalitas Usaha serta Sertifikasi Halal yang digelar Lembaga Pengembang UMKM PDM Lamongan di Tanjung Kodok Beach Resort, Ahad (24/5/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari PCM, PCPM, PCNA se-Lamongan, serta para pelaku UMKM.
Melalui agenda tersebut, PDM Lamongan berharap pelaku UMKM Muhammadiyah mampu berkembang lebih profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta memiliki fondasi legalitas usaha dan sertifikasi halal yang lebih kuat guna meningkatkan daya saing.
Wakil Ketua PDM Lamongan, Drs. M. Anwar, M.Pd., menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas, termasuk dalam dunia usaha. Karena itu, warga Muhammadiyah dinilai perlu memanfaatkan perubahan tersebut sebagai peluang untuk memperkuat usaha maupun perjuangan di Persyarikatan.
“37 tahun yang lalu, saya mengawali mengajar di sebuah pesantren, dan pesantren itu baru 3 tahun berdiri (kini jadi pesantren besar), saya ngomong di hadapan murid bahwa kita nanti akan hidup dengan kemudahan karena teknologi, sekarang jadi kenyataan hampir semua jual beli sudah serba online, orang semayanan atau matun atau menyiangi rumput di sawah sudah pakai hp, mereka punya grup WhatsApp,” ujar dia dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Ia berharap kemudahan yang hadir lewat perkembangan teknologi dapat memberi dampak positif bagi pengembangan usaha warga Muhammadiyah.
“Semoga kemudahan-kemudahan tersebut menjadikan usaha dan perjuangan kita baik untuk keluarga dan untuk Muhammadiyah menjadi lebih baik dan lebih semangat,” ujar dia.
Upaya tersebut menjadi fokus dalam Pelatihan Digital Marketing dan Pendampingan Legalitas Usaha serta Sertifikasi Halal yang digelar Lembaga Pengembang UMKM PDM Lamongan di Tanjung Kodok Beach Resort, Ahad (24/5/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari PCM, PCPM, PCNA se-Lamongan, serta para pelaku UMKM.
Melalui agenda tersebut, PDM Lamongan berharap pelaku UMKM Muhammadiyah mampu berkembang lebih profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta memiliki fondasi legalitas usaha dan sertifikasi halal yang lebih kuat guna meningkatkan daya saing.
Wakil Ketua PDM Lamongan, Drs. M. Anwar, M.Pd., menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas, termasuk dalam dunia usaha. Karena itu, warga Muhammadiyah dinilai perlu memanfaatkan perubahan tersebut sebagai peluang untuk memperkuat usaha maupun perjuangan di Persyarikatan.
“37 tahun yang lalu, saya mengawali mengajar di sebuah pesantren, dan pesantren itu baru 3 tahun berdiri (kini jadi pesantren besar), saya ngomong di hadapan murid bahwa kita nanti akan hidup dengan kemudahan karena teknologi, sekarang jadi kenyataan hampir semua jual beli sudah serba online, orang semayanan atau matun atau menyiangi rumput di sawah sudah pakai hp, mereka punya grup WhatsApp,” ujar dia dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Ia berharap kemudahan yang hadir lewat perkembangan teknologi dapat memberi dampak positif bagi pengembangan usaha warga Muhammadiyah.
“Semoga kemudahan-kemudahan tersebut menjadikan usaha dan perjuangan kita baik untuk keluarga dan untuk Muhammadiyah menjadi lebih baik dan lebih semangat,” ujar dia.