home global news

Ekspor Produk Halal Indonesia Tumbuh 2,52 Persen, Kemendag Genjot Pembukaan Pasar Baru

Selasa, 02 Juni 2026 - 07:44 WIB
Ekspor Produk Halal Indonesia Tumbuh 2,52 Persen, Kemendag Genjot Pembukaan Pasar Baru
LANGIT7.ID-Jakarta; Kinerja ekspor produk halal Indonesia menunjukkan tren positif pada awal 2026. Di tengah prospek industri halal global yang terus berkembang, pemerintah berupaya memperluas akses pasar internasional guna meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar kontribusi produk halal nasional di pasar dunia.

Data Kementerian Perdagangan mencatat nilai ekspor produk halal Indonesia pada periode Januari–Maret 2026 mencapai USD 15,64 miliar. Angka tersebut tumbuh 2,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Struktur ekspor produk halal Indonesia masih ditopang komoditas kelapa sawit dan turunannya dengan nilai USD 34,16 miliar. Setelah itu, produk fesyen Muslim menyumbang USD 8,67 miliar dan bahan kimia untuk kosmetik halal sebesar USD 5,46 miliar.

Dari sisi pasar tujuan, Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD 10,73 miliar. Posisi berikutnya ditempati Amerika Serikat sebesar USD 10,16 miliar, India senilai USD 5,07 miliar, serta Malaysia sebesar USD 3,21 miliar.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah terus berupaya memperluas peluang ekspor melalui berbagai kerja sama dan perjanjian dagang dengan sejumlah negara.

“Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini, Indonesia harus menjadi negara yang tangguh (resilient). Oleh karena itu, Kemendag terus berupaya membuka akses pasar melalui kerja sama dan perjanjian dagang dengan berbagai negara agar peluang ekspor bagi pelaku usaha Indonesia makin luas,” ujar Wamendag Roro saat menutup International Halal Brands and Food Expo (IHBF) 2026 di Hall 8 Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, dikutip Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, upaya pembukaan pasar terus diintensifkan ke berbagai kawasan yang memiliki potensi besar, termasuk Amerika Latin, Afrika, Amerika Utara, dan wilayah strategis lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas penerimaan produk Indonesia, termasuk produk halal, di pasar internasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya