home global news

BTN Gandeng Pinhome, Cari Rumah dan Ajukan KPR Kini Bisa dalam Satu Aplikasi

Kamis, 04 Juni 2026 - 15:22 WIB
BTN Gandeng Pinhome, Cari Rumah dan Ajukan KPR Kini Bisa dalam Satu Aplikasi
LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya memperluas akses kepemilikan rumah terus dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Terbaru, bank pembiayaan perumahan terbesar di Indonesia itu menjalin kolaborasi strategis dengan platform properti digital PT Properti Solusi Manajemen (Pinhome). Kolaborasi tersebut bertujuan mengintegrasikan ekosistem properti digital dan layanan pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, serta efisien bagi masyarakat.

Kerja sama itu mencakup pemasaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah baru, rumah second, hingga fasilitas take over kredit. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan rumah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis perseroan. Sebagai upaya untuk menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital dalam mencari hunian dan layanan keuangan.

"BTN terus bertransformasi mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan Pinhome menjadi bagian dari upaya kami memperluas akses pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya generasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital," ujar Nixon dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang kolaborasi digitalisasi proses kredit konsumer di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

BTN memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung kepemilikan rumah di Indonesia. Sejak 1976, perseroan telah menyalurkan sekitar 6 juta unit KPR kepada masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Nixon, pengalaman panjang tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan pelaku digital yang memiliki jangkauan luas kepada calon pembeli rumah. Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat akuisisi debitur sekaligus memperluas penetrasi pasar KPR non-subsidi.

"Ekosistem properti saat ini semakin digital. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kanal-kanal yang memang menjadi pilihan mereka dalam mencari rumah dan memperoleh informasi pembiayaan," kata Nixon.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya