home masjid

Islam dan Sosialisme: Akar Konflik Kelas dan Agresi Global

Jum'at, 05 Juni 2026 - 08:45 WIB
Islam hadir memberikan jalan ketiga (the third way) yang berbasis pada keadilan absolut (al-adl) dan kebajikan kolektif (al-ihsan). Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID- Sistem ekonomi politik sekuler yang berkembang sejak abad ke-19 membagi dunia ke dalam dua kutub ideologi utama yang sama-sama bertumpu pada materi: kapitalisme dan sosialisme.

Di dalam rahim pemikiran Barat dan Timur, paham sosialisme marxis muncul dengan sebuah postulat yang sangat radikal mengenai masa depan peradaban manusia.

Aliran ini berpendapat bahwa sejarah umat manusia digerakkan oleh kontradiksi materi, di mana perjuangan kelas (class struggle) antar-komponen masyarakat merupakan suatu keniscayaan mekanis yang harus disudahi dengan jatuhnya kekuasaan politik ke tangan kaum buruh (diktator proletariat).

Pengambilalihan kontrol ini diposisikan bukan sebagai pilihan politik opsional, melainkan sebagai salah satu keharusan alamiah (historical determinism) yang tidak dapat dielakkan.

Namun, pengagungan terhadap konflik sebagai motor penggerak sejarah ini membawa dampak destruktif bagi tatanan global. Ketika persaingan dan perjuangan memperebutkan kapital dijadikan sebagai poros utama kehidupan, serta pertentangan antar-kelas dinilai wajar secara ilmiah, maka secara linier pertentangan antar-bangsa juga akan dipandang sebagai hal yang lumrah.

Logika marxisme secara tidak langsung memvalidasi manifestasi agresi internasional. Jika faksi buruh sah menghancurkan faksi borjuis di dalam negeri, maka faksi bangsa yang lebih kuat secara ekonomi juga merasa sah menjajah bangsa yang lebih lemah demi mengamankan pasokan sumber daya material.

Analisis kritis mengenai kegagalan sistemik dari tatanan dunia yang kompetitif ini dibahas secara rigid dalam buku Sejarah Hidup Muhammad. Karya historiografi standar yang memiliki bobot akademis tinggi ini ditulis oleh sejarawan terkemuka asal Mesir, Dr. Muhammad Husain Haekal, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Ali Audah, dan diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Jaya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya