home global news

Agar Rupiah Tak Terus Lari, BI dan Pemerintah Kini Pakai 2 Jurus Jitu: Diiming-imingi Hasil Menggiurkan & Dana Pemerintah Tetap Nempel di BI

Sabtu, 06 Juni 2026 - 16:03 WIB
Agar Rupiah Tak Terus Lari, BI dan Pemerintah Kini Pakai 2 Jurus Jitu: Diiming-imingi Hasil Menggiurkan & Dana Pemerintah Tetap Nempel di BI
LANGIT7.ID-Jakarta; Rupiah belakangan ini seperti sedang tidak tenang. Nilainya kerap naik turun bikin deg-degan. Tapi jangan khawatir, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan ada dua jurus baru yang sedang dimatangkan bersama pemerintah. Bukan sekadar wacana, ini aksi nyata.

Keduanya muncul setelah pertemuan panas di Kompleks Parlemen, Senayan, Sabtu (6/6/2026). Perry, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Mensesneg Prasetyo Hadi kompak mengunci strategi. Intinya: Menggoda investor asing dan memastikan "darah" likuiditas tetap mengalir lancar.

Jurus 1: Mempermanis "Buah" Investasi (Biarkan Rupiah Dilirik Lagi)

Perry menyebut langkah pertama ini ibarat mempercantik etalase toko. Pemerintah dan BI sepakat untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil alias return. Sederhananya: Bikin bunga investasi di Indonesia terlihat lebih menggiurkan dibandingkan negara lain.

Mengapa ini penting? Karena belakangan, ada fenomena outflow atau kaburnya investor asing. Mereka menarik dananya dari saham, Surat Berharga Negara (SBN), bahkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Penyebabnya? Suku bunga luar negeri yang naik.

"Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil. Supaya inflow (arus masuk modal) ini kembali besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," tegas Perry di depan awak media.

Intinya, rupiah sedang dirayu. Diharapkan, dengan imbalan yang manis, investor asing akan "balik lagi" dan memburu aset-aset di Tanah Air. Kalau sudah banyak yang beli rupiah, otomatis nilai tukarnya menguat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya