Purbaya: Ekonomi Syariah Jangan Sekadar Simbol, Harus Berdampak bagi Pembangunan
Tim langit 7
Senin, 08 Juni 2026 - 15:30 WIB
Purbaya: Ekonomi Syariah Jangan Sekadar Simbol, Harus Berdampak bagi Pembangunan
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek simbolik semata. Menurutnya, penguatan sektor tersebut harus diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Rapat Rutin Badan Pengurus Harian Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menempatkan substansi sebagai fondasi utama pengembangan ekonomi syariah.
"Pengembangan ekonomi syariah harus berorientasi pada substansi, bukan sekadar simbolisme," ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip Senin (8/6/2026)
Menurut Purbaya, prinsip-prinsip yang selama ini dikenal dalam ekonomi syariah terbukti dapat diterapkan secara efektif dalam praktik pembangunan ekonomi. Ia mencontohkan sistem perbankan komunitas di Jerman yang memiliki kemiripan dengan prinsip ekonomi syariah.
Dari pengalaman tersebut, ia menilai konsep ekonomi syariah mampu menjadi landasan bagi pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
"Prinsip ekonomi syariah sesungguhnya dapat berjalan secara efektif dan menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan," ungkap Purbaya.
Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah disebut tetap berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai instrumen kebijakan dan pembiayaan APBN. Namun, dukungan itu harus diikuti program-program yang tersusun secara jelas dan mampu memberikan manfaat nyata.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Rapat Rutin Badan Pengurus Harian Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menempatkan substansi sebagai fondasi utama pengembangan ekonomi syariah.
"Pengembangan ekonomi syariah harus berorientasi pada substansi, bukan sekadar simbolisme," ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip Senin (8/6/2026)
Menurut Purbaya, prinsip-prinsip yang selama ini dikenal dalam ekonomi syariah terbukti dapat diterapkan secara efektif dalam praktik pembangunan ekonomi. Ia mencontohkan sistem perbankan komunitas di Jerman yang memiliki kemiripan dengan prinsip ekonomi syariah.
Dari pengalaman tersebut, ia menilai konsep ekonomi syariah mampu menjadi landasan bagi pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
"Prinsip ekonomi syariah sesungguhnya dapat berjalan secara efektif dan menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan," ungkap Purbaya.
Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah disebut tetap berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai instrumen kebijakan dan pembiayaan APBN. Namun, dukungan itu harus diikuti program-program yang tersusun secara jelas dan mampu memberikan manfaat nyata.