Si Cantik Emma Raducanu Berusaha Bangkit di Queen's Usai Tersingkir dari Prancis Terbuka
Sururi al faruq
Selasa, 09 Juni 2026 - 07:45 WIB
Si Cantik Emma Raducanu Berusaha Bangkit di Queen's Usai Tersingkir dari Prancis Terbuka
LANGIT7.ID-London; Si cantik Emma Raducanu bertekad untuk kembali menemukan permainan terbaiknya di kandang sendiri pada Kejuaraan HSBC, setelah tersingkir di babak pertama Prancis Terbuka.
Petenis nomor satu Inggris itu akan berhadapan dengan pemain kualifikasi untuk laga tunggal pertamanya di Queen's Club, di mana ia juga akan berduet kembali dengan rekan senegaranya, Katie Boulter, di nomor ganda. Pasangan ini bermain bersama ketika turnamen tenis putri kembali digelar di venue London barat tersebut untuk pertama kalinya sejak tahun 1973 lalu.
Raducanu, yang sempat bergulat dengan sakit pasca-infeksi, hanya memainkan satu pertandingan dalam 2,5 bulan sebelum tiba di Paris, di mana ia dikalahkan oleh petenis Argentina, Solana Sierra.
"Pertandingan itu terasa berat bagi saya setelahnya," ujar Raducanu dari Queen's, di mana juara Grand Slam 23 kali, Serena Williams, dijadwalkan akan kembali bertanding di nomor ganda bersama petenis Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko.
"Saya merasa cukup terpuruk keesokan harinya, dan saya tahu hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah segera kembali ke lapangan untuk memotong rasa kecewa itu sedini mungkin.
"Saya segera berlatih setelahnya. Saya sudah lama tidak bertanding, jadi saya rasa dari Strasbourg dan Prancis Terbuka, saya belajar beberapa hal yang semoga bisa saya bawa ke musim lapangan rumput. Saya memang tidak banyak bermain menjelang turnamen ini, tapi saya terus melakukan yang terbaik setiap hari, jadi itu satu-satunya hal yang benar-benar bisa saya kendalikan: terus berusaha."
Raducanu mencapai perempat final edisi tahun lalu. Kali ini, ia datang bersama Andrew Richardson, pelatih yang membimbingnya meraih gelar AS Terbuka pada 2021 dan yang ia pekerjakan kembali bulan lalu.
Petenis nomor satu Inggris itu akan berhadapan dengan pemain kualifikasi untuk laga tunggal pertamanya di Queen's Club, di mana ia juga akan berduet kembali dengan rekan senegaranya, Katie Boulter, di nomor ganda. Pasangan ini bermain bersama ketika turnamen tenis putri kembali digelar di venue London barat tersebut untuk pertama kalinya sejak tahun 1973 lalu.
Raducanu, yang sempat bergulat dengan sakit pasca-infeksi, hanya memainkan satu pertandingan dalam 2,5 bulan sebelum tiba di Paris, di mana ia dikalahkan oleh petenis Argentina, Solana Sierra.
"Pertandingan itu terasa berat bagi saya setelahnya," ujar Raducanu dari Queen's, di mana juara Grand Slam 23 kali, Serena Williams, dijadwalkan akan kembali bertanding di nomor ganda bersama petenis Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko.
"Saya merasa cukup terpuruk keesokan harinya, dan saya tahu hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah segera kembali ke lapangan untuk memotong rasa kecewa itu sedini mungkin.
"Saya segera berlatih setelahnya. Saya sudah lama tidak bertanding, jadi saya rasa dari Strasbourg dan Prancis Terbuka, saya belajar beberapa hal yang semoga bisa saya bawa ke musim lapangan rumput. Saya memang tidak banyak bermain menjelang turnamen ini, tapi saya terus melakukan yang terbaik setiap hari, jadi itu satu-satunya hal yang benar-benar bisa saya kendalikan: terus berusaha."
Raducanu mencapai perempat final edisi tahun lalu. Kali ini, ia datang bersama Andrew Richardson, pelatih yang membimbingnya meraih gelar AS Terbuka pada 2021 dan yang ia pekerjakan kembali bulan lalu.