home sports

Flavio Cobolli: Air Mata, Final Grand Slam dan Terobosan 10 Besar

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:38 WIB
Flavio Cobolli: Air Mata, Final Grand Slam dan Terobosan 10 Besar
LANGIT7.ID-Paris; Petenis Italia, Flavio Cobolli boleh gagal meraih gelar Grand Slam pada hari Minggu, tetapi ia tetap mendapatkan penghargaan atas usahanya di Paris pada hari Senin.

Ketika edisi terbaru Peringkat ATP PIF dirilis, Cobolli memiliki angka istimewa di samping namanya: No. 10. Pemain Italia itu menjadi orang ketujuh dari negaranya yang menembus 10 besar sejak tahun 1973.

Cobolli sudah tahu ia akan melompat naik pada hari Jumat ketika calon lawan semi-finalnya, Matteo Arnaldi, mengundurkan diri karena sakit.

"Dia datang menemui saya sekitar satu jam yang lalu, saya hampir menangis. Anda tahu, itu adalah sesuatu yang tidak Anda duga sama sekali. Saya sudah siap untuk memainkan pertandingan ini. Ketika dia datang, saya benar-benar sedih untuknya," kata Cobolli pada hari Jumat. "Tetapi, pada saat yang sama, tentu saja saya sangat bahagia dengan hasil yang saya raih minggu ini. Ayah saya juga datang menemui saya tepat sebelum dia, dan kami berpelukan erat bersama seluruh tim atas pencapaian 10 besar ini.

Setiap kali saya mencapai peringkat terbaik, kami semua bersama-sama berpelukan erat. Kami melakukan rutinitas yang sama seperti biasa."

Ini adalah terobosan besar bagi Cobolli, yang peringkatnya pernah menjadi serendah No. 20 dunia pada 1 Maret, hanya tiga bulan yang lalu. Sebelumnya, peringkat ATP PIF tertinggi sepanjang kariernya adalah No. 17, yang ia raih pada Juli tahun lalu.

Cobolli telah memposisikan dirinya untuk kenaikan seperti itu di awal musim tanah liat ini dengan mencapai final ATP 500 di Munich dan mencapai perempat final ATP Masters 1000 di Madrid.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya