LANGIT7.ID-Munich; Kantor depan Bayern Munich baru saja memaku peti mati terakhir bagi semua harapan dan mimpi para fans Real Madrid yang delusional yang percaya bahwa Michael Olise akan bergabung dengan mereka musim ini.
Olise, yang merupakan kandidat kuat peraih Ballon d'Or, saat ini memegang rekor assist terbanyak dalam satu kampanye Piala Dunia FIFA, rekor assist terbanyak dalam satu musim, dan mencatatkan kontribusi gol yang mencengangkan—53 gol dan assist (G+A) untuk Bayern Munich hanya dalam 52 pertandingan musim lalu.
Anggap saja jika dibayangkan setiap kontribusi gol bernilai Rp1 miliar, maka total kontribusinya setara dengan Rp53 miliar dalam semusim. Itu baru gambaran kecil dari betapa berharganya dia.
Membayangkan klub sekelas Bayern membiarkan MVP mereka pergi setelah musim yang baru saja dijalaninya benar-benar menggelikan. Dalam wawancara dengan Maximilian Koch dari Abendzeitung (seperti yang dikutip oleh @iMiaSanMia), CEO Bayern, Jan-Christian Dreesen, ditanya apakah Michael Olise akan bertahan, dan dia menjawab dengan tegas, "Ya, tentu saja."
Dreesen kemudian menambahkan bahwa "tidak ada panggilan, tidak ada surat, dan tidak ada faks dari Madrid", sekaligus mengubur semua rumor konyol tentang Olise ke Madrid. Para eksekutif Madrid pasti lebih bijak daripada mencoba memaksa klub sekelas Bayern untuk menjual salah satu pemain terbaik mereka... seorang pemain yang terikat kontrak di klub hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan.
Hal ini tentu juga disinggung dalam wawancara tersebut.
Mengenai kontrak baru untuk Michael Olise, Dreesen menjawab, "Itu urusan manajemen olahraga [Eberl & Freund]. Tapi dia terikat kontrak hingga 2029, jadi kami berada dalam posisi yang sangat nyaman. Fakta bahwa orang-orang membicarakannya adalah bukti betapa besar perkembangannya di bawah asuhan Vincent Kompany. Sang pemain juga sangat menghargai hal itu."
Semua ini masuk akal. Klub hanya akan bisa memperpanjang kontrak pemain tersebut selama 2 tahun lagi jika memilih untuk melakukannya sekarang, dan sama sekali tidak ada alasan untuk terburu-buru. Mereka selalu bisa menunggu satu atau dua musim lagi, di mana mereka bisa menjalankan negosiasi dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemain. Franck Ribéry adalah salah satu legenda yang berhasil diyakinkan untuk bertahan dan menolak Real Madrid, serta klub-klub top lainnya, demi terus bermain untuk Bayern.
Olise akan menjadi pemain Bayern untuk masa mendatang.(*/saf/bavarianfootballwork)
(lam)