RenunganMalam: Belajar Rendah Hati di Tengah Banyaknya Nikmat dan Pencapaian
Tim langit 7
Selasa, 09 Juni 2026 - 20:47 WIB
RenunganMalam: Belajar Rendah Hati di Tengah Banyaknya Nikmat dan Pencapaian
LANGIT7.ID-Tidak sulit untuk bersikap rendah hati saat belum memiliki apa-apa. Yang lebih berat adalah tetap rendah hati ketika Allah mulai memberikan banyak nikmat, pencapaian, dan keberhasilan.
Saat usaha membuahkan hasil, rezeki bertambah, ilmu semakin luas, atau pengaruh semakin besar, ada godaan halus yang sering datang: merasa bahwa semua itu terjadi karena kemampuan diri sendiri.
Padahal, tidak ada satu pun keberhasilan yang lepas dari pertolongan Allah.
Betapa banyak orang yang memiliki kemampuan, tetapi tidak memiliki kesempatan. Betapa banyak yang bekerja keras, tetapi belum mendapatkan hasil yang sama.
Semua itu mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang usaha, tetapi juga tentang karunia Allah.
Orang yang rendah hati tidak mengecilkan pencapaiannya, tetapi ia menyadari dari mana semua itu berasal.
Ia tidak sibuk membanggakan dirinya, melainkan memperbanyak syukur. Ia tidak merasa lebih tinggi dari orang lain, karena tahu bahwa setiap nikmat bisa diambil kembali oleh Allah kapan saja.
Saat usaha membuahkan hasil, rezeki bertambah, ilmu semakin luas, atau pengaruh semakin besar, ada godaan halus yang sering datang: merasa bahwa semua itu terjadi karena kemampuan diri sendiri.
Padahal, tidak ada satu pun keberhasilan yang lepas dari pertolongan Allah.
Betapa banyak orang yang memiliki kemampuan, tetapi tidak memiliki kesempatan. Betapa banyak yang bekerja keras, tetapi belum mendapatkan hasil yang sama.
Semua itu mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang usaha, tetapi juga tentang karunia Allah.
Orang yang rendah hati tidak mengecilkan pencapaiannya, tetapi ia menyadari dari mana semua itu berasal.
Ia tidak sibuk membanggakan dirinya, melainkan memperbanyak syukur. Ia tidak merasa lebih tinggi dari orang lain, karena tahu bahwa setiap nikmat bisa diambil kembali oleh Allah kapan saja.