Viral! Pape Thiaw, Pelatih Timnas Senegal Lebih Pilih Shalat Jumat dari Final Piala Dunia
Esti setiyowati
Senin, 15 Juni 2026 - 08:02 WIB
Viral! Pape Thiaw Lebih Pilih Shalat Jumat daripada Final Piala Dunia. Foto: Instagram/papthiaw
Pape Thiaw, pelatih kepala timnas Senegal, menuai respons positif dari publik setelah pernyataannya yang diduga dalam konferensi pers menjelang Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya, Thiaw menegaskan bahwa shalat adalah prioritas utama dibanding sepak bola, termasuk saat timnya harus menghadapi jadwal pertandingan dan agenda turnamen internasional.
Baca juga:Tim Afrika Sub-Sahara Mana Yang Punya Peluang Terbaik di Piala Dunia? Senegal Atau Ghana?
"Apakah ada hal yang lebih penting daripada shalat? Saya kira itu bukan urusan Anda. Kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah yang menciptakan angin. Kalian tidak berada di sini untuk bersenang-senang, tetapi untuk beribadah kepada Allah." kata Pape Thiaw seperti diunggah akun X Faithfull Ballers, dikutip Senin (15/6/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah delegasi Senegal memutuskan keluar untuk menunaikan shalat Jumat di tengah cuaca kurang bersahabat dan pertimbangan keamanan.
Menanggapi hal itu, Thiaw menegaskan bahwa sepak bola hanyalah sebuah permainan, sementara ibadah memiliki kedudukan yang lebih utama dalam kehidupannya sebagai seorang Muslim.
"Sekalipun final Piala Dunia digelar hari ini dan kami bermain di dalamnya, kami tetap akan menunaikan Shalat Jumat, meski konsekuensinya adalah kehilangan kesempatan menjuarai turnamen. Jangan mengomentari ibadah dan syariat yang menjadi bagian dari agama kami," tegas Thiaw
Dalam pernyataannya, Thiaw menegaskan bahwa shalat adalah prioritas utama dibanding sepak bola, termasuk saat timnya harus menghadapi jadwal pertandingan dan agenda turnamen internasional.
Baca juga:Tim Afrika Sub-Sahara Mana Yang Punya Peluang Terbaik di Piala Dunia? Senegal Atau Ghana?
"Apakah ada hal yang lebih penting daripada shalat? Saya kira itu bukan urusan Anda. Kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah yang menciptakan angin. Kalian tidak berada di sini untuk bersenang-senang, tetapi untuk beribadah kepada Allah." kata Pape Thiaw seperti diunggah akun X Faithfull Ballers, dikutip Senin (15/6/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah delegasi Senegal memutuskan keluar untuk menunaikan shalat Jumat di tengah cuaca kurang bersahabat dan pertimbangan keamanan.
Menanggapi hal itu, Thiaw menegaskan bahwa sepak bola hanyalah sebuah permainan, sementara ibadah memiliki kedudukan yang lebih utama dalam kehidupannya sebagai seorang Muslim.
"Sekalipun final Piala Dunia digelar hari ini dan kami bermain di dalamnya, kami tetap akan menunaikan Shalat Jumat, meski konsekuensinya adalah kehilangan kesempatan menjuarai turnamen. Jangan mengomentari ibadah dan syariat yang menjadi bagian dari agama kami," tegas Thiaw