home sports

Piala Dunia 2026

Portugal Ditahan Kongo DR 1-1, Gol Bersejarah Yoane Wissa Bayangi Rekor Cristiano Ronaldo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:04 WIB
(Dok:FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Portugal gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Kongo DR setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga Piala Dunia. Hasil tersebut menjadi momen bersejarah bagi wakil Afrika itu yang sukses mencetak gol pertama sekaligus meraih poin perdana mereka di ajang Piala Dunia melalui Yoane Wissa.

Portugal langsung unggul saat pertandingan baru berjalan enam menit. Joao Neves menyambut umpan silang Pedro Neto dengan sundulan yang menaklukkan kiper Lionel Mpasi. Tim asuhan Roberto Martinez kemudian mendominasi permainan dan beberapa kali menekan pertahanan Kongo DR.

Namun, Kongo DR mampu bangkit. Menjelang turun minum, Arthur Masuaku mengirim umpan silang yang disambut sundulan keras Wissa untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi gol pertama Kongo DR sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia, tepat 52 tahun setelah debut pada edisi 1974.

"Saya tentu sangat bangga hari ini karena kami bekerja sangat keras. Ini pertandingan yang sangat sulit melawan tim yang lebih kuat dari kami. Mencetak gol pertama kami adalah sumber kebanggaan besar karena itu mencerminkan karakter tim ini. Yang terpenting sekarang adalah terus melangkah maju," kata Wissa.

Memasuki babak kedua, Portugal sempat mengira kembali unggul ketika Joao Cancelo mencetak gol lewat tendangan salto spektakuler. Namun, gol tersebut dianulir karena offside. Kongo DR terus memberikan perlawanan, sementara Cristiano Ronaldo gagal memaksimalkan dua peluang yang dimilikinya sehingga skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

Pertandingan ini juga menjadi panggung sejarah bagi Ronaldo. Kapten Portugal itu menjadi pemain lapangan tertua yang pernah menjadi starter dalam pertandingan Piala Dunia pada usia 41 tahun 132 hari. Ia juga mencatat penampilan ke-23 di Piala Dunia, menyamai legenda Italia Paolo Maldini dan menempati posisi keempat dalam daftar penampilan terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Pelatih Kongo DR Sebastien Desabre memuji performa anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik menghadapi salah satu tim unggulan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya